Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Desember 2024 | 14.50 WIB

Kritik Miftah Maulana, Soimah Pancawati Bela Yati Pesek

Miftah Maulana. (Dok Jawa Pos) - Image

Miftah Maulana. (Dok Jawa Pos)

 
JawaPos.com - Nama Miftah Maulana atau Gus Miftah mencuri perhatian publik luas di Tanah Air. Bukan karena prestasinya berhasil dilantik dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden, dia mencuri perhatian publik luas karena mengolok-olok, merendahkan, bahkan menghina orang lain.
 
Miftah mencuri perhatian publik setelah viral video yang memperlihatkan dirinya bercanda dengan kata kasar ke penjual es teh di sebuah acara pengajian. Masih hangat dari viralnya video itu, video lama Miftah yang menghina seniman senior Yati Pesek juga diviralkan oleh netizen.
 
Miftah dianggap menghina Yati Pesek karena menyebut Yati jelek. Karena jika cantik, kata Miftah dalam candaannya, dia bisa jadi lon**. Tak hanya itu, dia juga menyebut Yati Pesek baji** hingga menyinggung bagian sensitif soal payuda**.
 
 
Banyak netizen menilai candaan Miftah tersebut sudah sangat kelewat batas tidak lagi mencerminkan dirinya sebagai penceramah atau tokoh agama. Kritikan itu salah satunya datang dari Soimah Pancawati.
 
"Mending jelek jadi sinden dari pada cantik jadi lonthe...thellll,," tulis Soimah di media sosial X.
 
Pernyataan singkat Soimah tersebut juga untuk mempertegas pembelaannya pada Yati Pesek yang direndahkan oleh Miftah. 
 
Yati Pesek sudah angkat bicara soal video lamanya dengan Miftah viral di media sosial. Dia menegaskan bahwa video itu tidak dibuat dan diviralkan oleh dirinya.
 
Yati Pesek mengaku sakit sati atas candaan Miftah yang menghina dirinya.Dia pun bingung kenapa dihina seperti itu  Perasaan sakit hati tersebut bahkan kabarnya masih dia rasakan sampai sekarang. 
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore