
Warga membeli LPG 3 kg bersubsidi yang masih langka karena keterbatasan stok di salah satu pangkalan gas di Jakarta, Selasa (4/2/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membidik Compressed Natural Gas (CNG) dapat menggantikan LPG tabung 3 kg mulai tahun ini guna mengurangi ketergantungan impor energi.
“Tahun ini,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman, dikutip dari Antara, Kamis (7/5).
Laode menyampaikan bahwa saat ini sedang berlangsung penyiapan tabung CNG berukuran kecil, sebab CNG memiliki karakteristik yang berbeda apabila dibandingkan dengan LPG.
CNG memiliki tekanan sekitar 250 bar, lebih kuat apabila dibandingkan dengan LPG yang tekanannya berada di kisaran 5–10 bar. Perbedaan tekanan gas tersebutlah yang menyebabkan desain tabung gas 3 kg harus disesuaikan, sebab berdampak langsung terhadap faktor keselamatan.
“Lemigas (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi) dalam setiap tahapan-tahapan uji tabung kami lakukan, kemudian uji tekanan, dan lain-lain. Ini memang faktor yang paling penting,” ucap Laode.
Baca Juga:ESDM Pastikan Tak Perlu Ganti Kompor untuk Bisa Pakai CNG, Dirjen Migas: Tinggal Plug and Play
Selain mempersiapkan tabung, Laode juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan pola distribusinya. Nantinya, CNG untuk rumah tangga akan diterapkan di kota-kota besar pulau Jawa terlebih dahulu, sebelum serentak di seluruh Indonesia.
“Bertahap di kota-kota besar dulu di Jawa. Tahun ini,” ujar Laode.
Usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
