
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM, Laode Sulaeman, Selasa (7/10). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) untuk menjadi pengganti LPG 3kg dapat menghemat subsidi hingga 30 persen.
"Dengan konten yang sama, dengan harga yang sama dengan LPG 3kg, kita bisa menghemat 30 persen. Subsidinya lebih rendah (CNG) daripada subsidi LPG," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman, dikutip dari Antara Kamis (7/5).
Lebih lanjut, Laode menjelaskan bahwa LPG membutuhkan anggaran yang lebih banyak, sebab LPG tak hanya membutuhkan subsidi, tetapi juga harus diimpor dari luar negeri.
Baca Juga:ESDM Pastikan Tak Perlu Ganti Kompor untuk Bisa Pakai CNG, Dirjen Migas: Tinggal Plug and Play
“Jadi, ada dua beban sebenarnya dari LPG. Sudah subsidi, dia impor. Ini ada devisa juga kita keluarkan,” ucapnya. Sementara itu, untuk CNG, Laode menyampaikan Indonesia sudah menghasilkan gas bumi sendiri yang diyakini dapat memenuhi kebutuhan di dalam negeri.
Dengan demikian, setelah melalui proses perhitungan, Laode meyakini Indonesia bisa menghemat 20–30 persen subsidinya apabila beralih dari LPG ke CNG. Hitungan tersebut, lanjut Laode, masih bisa disimulasikan lebih jauh sebab masih merupakan hitungan awal.
"Artinya, ini kenapa tidak kita manfaatkan? Gasnya juga dari kita sendiri, sehingga kita tidak perlu beli dari luar," ujar Laode.
Usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram. Saat ini, tengah berlangsung penyiapan tabung CNG berukuran kecil seperti LPG 3 kg, sebab CNG memiliki karakteristik yang berbeda apabila dibandingkan dengan LPG.
CNG memiliki tekanan sekitar 250 bar, lebih kuat apabila dibandingkan dengan LPG yang tekanannya berada di kisaran 5–10 bar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
