
Sekitar 1.900 kapal komersial tertahan di kawasan Selat Hormuz, terutama di Teluk Persia, sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026.
JawaPos.com - Sebuah kapal tanker minyak milik Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman setelah adanya koordinasi diplomatik antara pemerintah Thailand dan Iran. Kapal tersebut bahkan tidak dikenakan biaya tambahan untuk menghindari potensi blokade di jalur perairan strategis tersebut.
Keberhasilan pelayaran ini terjadi setelah komunikasi intensif antara Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow dengan perwakilan Iran di Thailand. Dalam keterangannya, Sihasak menyebut pihak Iran bersedia membantu memastikan keamanan jalur pelayaran bagi kapal-kapal Thailand yang akan melintas.
Perusahaan energi Bangchak Corporation sebagai pemilik kapal juga mengonfirmasi bahwa tanker mereka telah berhasil melewati selat tersebut pada awal pekan ini dan kini dalam perjalanan kembali ke Thailand setelah sebelumnya berlabuh di kawasan Teluk Persia sejak pertengahan Maret.
“Jika kapal-kapal Thailand perlu melewati selat tersebut, kami meminta bantuan untuk memastikan jalur pelayaran yang aman,” ujar Sihasak seperti dikutip dari Reuters, Jumat (27/2).
Ia menambahkan bahwa pihak Iran merespons positif dengan meminta daftar kapal yang akan melintas.
Untuk diketahui, situasi di Selat Hormuz sendiri tengah memanas akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari. Ketegangan tersebut berdampak besar terhadap distribusi energi global, mengingat sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia melewati jalur tersebut.
Sejak konflik pecah, Thailand menghadapi lonjakan biaya transportasi energi serta antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar. Meski demikian, pemerintah memastikan pasokan energi domestik tetap aman.
Keberhasilan pelayaran kapal tanker ini juga terjadi dua pekan setelah insiden serangan terhadap kapal kargo berbendera Thailand, Mayuree Naree, di Selat Hormuz. Serangan tersebut memicu kebakaran di atas kapal dan memaksa evakuasi awak, sementara tiga kru dilaporkan masih hilang.
Sementara itu, kapal lain milik SCG Chemicals dilaporkan masih menunggu izin untuk melintasi jalur yang sama.
Pihak Bangchak dan sumber dari Kementerian Luar Negeri Thailand menegaskan bahwa tidak ada pembayaran yang dilakukan dalam proses pengamanan jalur pelayaran tersebut. Iran sebelumnya juga telah menyampaikan kepada Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Maritim Internasional bahwa kapal non-musuh dapat melintas dengan aman selama melakukan koordinasi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
