Ilustrasi BBM Nabati Bobibos. (Instagram Bobibos)
JawaPos.com-Sebuah terobosan inovasi energi Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di Indonesia. Kali ini, produk yang disebut Bahan Bakar Minyak Buatan Indonesia Bos (Bobibos) tersebut, menawarkan solusi revolusioner untuk mengurangi jejak karbon.
Peluncuran Bobibos ini sendiri dilakukan oleh PT Inti Sinergi Formula di Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Minggu (2/11). Bahkan, bahan bakar ini diklaim sebagai bahan bakar alternatif yang mampu menekan emisi hingga mendekati enol. Menariknya, Bobibos menggunakan bahan baku dari tanaman lokal yang ada di berbagai daerah, termasuk kawasan-kawasan sawah di Indonesia.
“Bahan baku dari Bobibos ini dari tanaman, artinya kita bisa memproduksi bahan baku dimanapun di seluruh Indonesia,” kata Founder Bobibos, M. Ikhlas Thamrin, seperti dilihat pada unggahan akun Instagramnya, @bobibos_, Selasa (4/11).
Dia menjelaskan, inovasi ini sendiri berasal dari keprihatinannya terhadap ketergantungan Indonesia pada energi impor. Ikhlas memiliki impian bahwa Indonesia bangkit dan mandiri menggunakan ilmu pengetahuan. “Setelah lebih dari 10 tahun riset mandiri, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah,” jelasnya.
Adapun Bobibos sendiri telah dipatenkan, baik inovasinya maupun mereknya. Bahkan, merek anyar BBM ini diklaim telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Produk Migas (Lemigas) yang merupakan lembaga dibawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kandungan emisi hasil Bobibos sendiri akan memiliki angka rendah. Hasil pengujian laboratorium memperlihatkan bahwa produk ini hampir mendekati RON 98.
Performa yang ditawarkan pun diklaim mampu menempuh perjalanan yang lebih jauh. Khususnya, saat Bobibos dibandingkan dengan bahan bakar minyak solar secara umum.
Bobibos sendiri terdiri dari dua produk utama untuk mesin solar dan bensin. Di antaranya yakni produk berwarna merah untuk mesin diesel dan putih untuk mesin bensin, keduanya sama-sama berasal dari limbah pertanian nabati alias biofuel.
Meski begitu, harga pasti dari produk BBM ini belum diungkapkan. Hanya saja beredar kabar bahwa harganya akan hampir sepertiga dari produk BBM biasa. (*)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
