
ILUSTRASI: Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (BOBIBOS) menghadiri audiensi dengan Ditjen Migas Kementerian ESDM, Senin (13/4). (Istimewa)
JawaPos.com - Bahan bakar nabati dari jerami, BOBIBOS kembali menghadiri rapat teknis dengan Kementerian ESDM, Kamis (23/4). Dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, BOBIBOS dan ESDM bicara tentang teknis pengujian.
Founder BOBIBOS M Iklas Thamrin mengatakan, proses pengujian akan dilakukan secara komprehensif dan berjenjang. Untuk tahap awal, dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
Iklas menjelaskan, uji lab Lemigas akan pengujian menentukan karakter bahan bakar, sebelum masuk ke tahap pengujian lanjutan.
"Dalam tahap awal, pengujian akan mencakup berbagai aspek penting, seperti sifat fisika dan kimia, stabilitas, kompatibilitas dengan mesin, kemudahan mengalir, kualitas penyalaan, hingga tingkat korosivitas," kata Iklas usai pertemuan di Kementerian ESDM, Kamis (23/4).
Selain itu, pengujian juga mencakup performa bahan bakar, termasuk uji emisi gas buang, daya tahan mesin, pembentukan deposit hasil pembakaran, serta penilaian komponen mesin.
Dalam proses awal, Lemigas akan melakukan pengambilan sampel BOBIBOS dengan standar ketat. Pengambilan dilakukan dari tanki penyimpanan pada beberapa titik, menggunakan wadah khusus yang telah tersertifikasi, disertai pelabelan dan berita acara pemeriksaan.
"Dari sini nanti ditentukan bahwa BOBIBOS masuk kategori bahan bakar yang mana, eksisting atau jenis baru, maka akan ditentukan parameternya," kata dia.
Setelah lolos uji laboratorium dan test bench, bahan bakar akan masuk ke tahap uji jalan atau road test. Tahap ini dilakukan untuk mensimulasikan kondisi riil penggunaan kendaraan, termasuk aspek perjalanan dan perawatan kendaraan, sekaligus menjadi bagian dari uji komersialisasi dan sosialisasi produk.
Hasil dari seluruh rangkaian pengujian tersebut nantinya akan menjadi dasar diseminasi riset, hilirisasi produk, serta rekomendasi teknis bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan energi.
Pembina BOBIBOS, sekaligus Anggota DPR RI, Mulyadi menekankan, Bobibos ingin segera hadir untuk menjadi opsi solusi kebutuhan energi bagi Masyarakat Indonesia yang murah, berkualitas dan ramah lingkungan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
