
PDRB Halmahera Selatan meningkat setelah adanya aktivitas hilirisasi nikel sejak 2016 yakni mencapai 54,59 persen berasal dari industri pengolahan. (ANTARA/Harita Nickel)
JawaPos.com - Community Affairs General Manager Harita Nickel Dindin Makinudin menyebutkan, program hilirisasi nikel telah meningkatkan produk domestik regional bruto (PDRB) di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Menurut dia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), PDRB Halmahera Selatan meningkat setelah adanya aktivitas hilirisasi nikel sejak 2016 yakni mencapai 54,59 persen berasal dari industri pengolahan.
"Pertumbuhan ekonomi stabil tumbuh. Industri pengolahan dominan mendorong perekonomian lokal artinya hilirisasi telah memantik pertumbuhan ekonomi di Halmahera Selatan," ungkapnya, dikutip dari Antara, Selasa (14/10).
BPS juga mencatat ekonomi Maluku Utara pada triwulan II 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 32,09 persen. Angka tersebut melonjak dibandingkan triwulan sama pada 2024 atau secara tahunan, yang tumbuh 10,76 persen.
Didin mengatakan, program hilirisasi mineral, yang dijalankan perusahaan pertambangan nikel membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Mobilisasi tenaga kerja membuat roda ekonomi di daerah tambang terintegrasi dengan smelter membuat pemasukan masyarakat setempat juga ikut meningkat dengan berbagai usaha kecil yang dilakukan.
Dengan jumlah karyawan yang banyak di Pulau Obi, lanjutnya, maka ada kebutuhan logistik yang besar. Dampak ekonomi yang sudah dihasilkan perusahaan mencapai 729 lapangan kerja dari program-program CSR dengan pendapatan setiap bulan mencapai miliaran rupiah.
"Per bulan sekitar Rp14 miliar untuk perputaran di lokal," sebut Dindin.
Ia mencontohkan Tina Nomor, ibu berusia 30 tahun warga Desa Kawasi, merasakan dampak positif kehadiran Harita Nickel di Kawasan Industri Obi Harita Nickel, Pulau Obi, Halmahera Selatan. Tina bersama ibu-ibu lain mengelola minimarket Hop Mart.
"Saya sebelumnya hanya berkebun dan menjaga warung saja, namun dengan berdirinya Hop Mart, di mana kami didukung pengembangan usaha dari minimarket Hop Mart, kami sekarang bisa berkembang," ungkapnya.
Tina pun optimistis omzet terus bertambah seiring dengan adanya pendampingan dari manajemen Harita kepada pelaku UMKM. Pengamat ekonomi Universitas Padjadjaran Risna Resnawaty mengatakan, Harita Nickel telah melakukan beberapa inovasi di bidang peningkatan pendapatan riil masyarakat dan kemandirian ekonomi, sehingga ekonomi di sekitar tumbuh.
Tetapi, memang dapat dikatakan ideal, jika pengembangan tersebut memenuhi beberapa indikator, antara lain kelengkapan dokumen social mapping dan rencana induk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (RIPPM), terdapat RKAT pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) yang disusun secara terintegrasi satu sama lain untuk tujuan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Risna juga mengingatkan perencanaan pengembangan masyarakat maupun inovasinya harus dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. "Itulah salah satu dari beberapa tantangan pengembangan masyarakat di daerah pertambangan," ujar dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022