Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 November 2025 | 18.05 WIB

Pertamina Gerak Cepat Amankan Pasokan BBM di Sumatera dan Aceh yang Terendam Banjir

PT Pertamina (Persero) bergerak cepat memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi wilayah Sumatera dan Aceh yang terdampak banjir. (Dok. Pertamina) - Image

PT Pertamina (Persero) bergerak cepat memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi wilayah Sumatera dan Aceh yang terdampak banjir. (Dok. Pertamina)

JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) bergerak cepat memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi wilayah Sumatera dan Aceh yang terdampak banjir. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan pasokan energi melalui Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang telah beroperasi sejak 13 November 2025. 

Satgas ini memantau kebutuhan energi dan jalur distribusi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah yang berada di titik rawan bencana.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, serta seluruh pihak yang berperan membantu kelancaran distribusi BBM dan LPG, terutama di kawasan yang dilanda bencana.

“Pertamina mengapresiasi bantuan dari seluruh pihak, sehingga Pertamina dapat menyalurkan energi di tengah situasi bencana. Koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan, agar mobil tangki dapat mendistribusikan BBM dengan aman dan tetap mengedepankan aspek safety,” ujar Baron dalam keterangannya.

Melalui PT Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin sebagai anak usaha di bidang distribusi dan logistik energi, pada Jumat sore, 28 November 2025, sebanyak 14 mobil tangki berkapasitas 16.000 liter yang membawa Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar diberangkatkan dari Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Kota Padang. Armada tersebut menuju Bukittinggi melalui jalur Sitinjau Lauik, rute Jalur Lintas Sumatera yang terkenal dengan tanjakan ekstrem dan tikungan curam.

Jalur Sitinjau Lauik menjadi pilihan distribusi setelah akses utama Padang–Bukittinggi terendam akibat luapan Sungai Batang Anai sejak Kamis (27/11), sehingga tidak dapat dilewati.

IT Teluk Kabung, yang memiliki kapasitas lebih dari 125 ribu kiloliter, pada kondisi normal melayani distribusi hingga Dumai, Pekanbaru, Mentawai, serta berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat. Namun saat ini terminal tersebut diprioritaskan untuk memasok wilayah sekitar Padang, termasuk Payakumbuh, Bukittinggi, Dharmasraya, Solok Selatan, Pesisir Selatan, hingga Pasaman Barat.

Terminal ini juga memiliki fasilitas LPG berkapasitas lebih dari 2.800 metrik ton untuk disalurkan ke agen dan pangkalan di wilayah Sumbar.

Di sisi lain, distribusi energi juga dilakukan melalui Terminal BBM Sibolga di Sumatera Utara yang menyalurkan pasokan ke Sibolga, Pandan, dan Muriaha (Tapanuli Tengah), serta Terminal BBM Lhokseumawe di Aceh, yang mendistribusikan ke lintas barat (Batuphat–Lhokseumawe) dan lintas timur (Tepin Punti–Aceh Utara). Sejumlah wilayah tersebut terdampak banjir, bahkan beberapa ruas jalan terputus akibat material longsor dan genangan.

“Pertamina akan terus mengawal kondisi suplai energi hingga situasi di lokasi terdampak kembali normal sepenuhnya,” tambah Baron.

Sebagai bagian dari PT Elnusa Tbk, Elnusa Petrofin juga mengaktifkan contingency plan untuk memastikan distribusi tetap berjalan dengan menyesuaikan rute harian, memilih jalur paling aman, serta melakukan koordinasi ketat dengan aparat, relawan, dan pemangku kepentingan daerah. Optimalisasi jadwal pengiriman juga dilakukan untuk menjaga ketersediaan bagi pelanggan prioritas.

Bahkan, Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji mengungkapkan apresiasi bagi awak mobil tangki (AMT) yang tetap bertugas di tengah kondisi sulit. 

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh awak mobil tangki (AMT) yang tetap hadir dengan keberanian dan ketulusan. Mereka mewujudkan nilai AKHLAK, amanah, kompeten, dan loyal, dalam bentuk yang paling nyata," ujar Rustam.

Rustam juga menekankan bahwa keberhasilan distribusi tidak hanya diukur dari BBM yang berhasil dikirim, tetapi juga dari keselamatan para AMT hingga mereka kembali ke rumah.

Pertamina mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan, serta berhati-hati melewati jalur yang masih dalam tahap penanganan. Apabila terjadi kendala layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore