SPBU Shell. Harga BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta kompak turun per 1 April 2025.(Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com-Jagat media sosial diramaikan dengan kelangkaan BBM non subsidi yang melanda sejumlah SPBU swasta di Jabodetabek. Bahkan, kelangkaan ini disebut-sebut mengakibatkan sejumlah karyawan dirumahkan bahkan terancam PHK.
Menanggapi isu tersebut, Ingrid Siburian, President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, mengatakan, perusahaan sejatinya melakukan penyesuaian kegiatan operasional pada jaringan SPBU Shell. Hal ini akibat dampak dari ketidaktersediaan beberapa BBM jenis bensin (Super, V-Power, V-Power Nitro+)
Adapun penyesuaian yang dimaksud di antaranya penyesuaian jam kerja, jumlah hari kerja, dirumahkan, dan sebagainya sebagai bentuk penyesuaian kegiatan operasional.
“Kami melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap, termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan,” kata Ingrid dalam keterangan kepada JawaPos.com, Selasa (16/9).
Selain itu, Shell Indonesia juga menanggapi isu mengenai sejumlah SPBU Shell yang disebut-sebut tutup atau tidak beroperasi akibat dampak dari ketidaktersediaan sejumlah produk.
Dia menegaskan, hal ini dilakukan juga karena alasan penyesuaian pada jaringan SPBU Shell. Langkah ini akan terus dilakukan selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap.
“Termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan. SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM yang masih tersedia dan layanan lainnya termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell,” ungkap dia.
Hingga kini, produk Shell jenis Super, V-Power, dan V-Power Nitro+ masih tak tersedia pada beberapa jaringan SPBU Shell sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Shell sendiri menyatakan berupaya untuk memastikan kelancaran pendistribusian dan penyediaan produk BBM pada jaringan SPBU Shell.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan produk BBM jenis bensin dapat tersedia kembali,” tutup Ingrid.
Sebagai informasi, kabar mengenai karyawan SPBU swasta terancam PHK salah satunya diunggah oleh akun Instagram @bushcoo. Akun tersebut menampilkan unggahan seorang pegawai SPBU Swasta yang menggambarkan kecemasan mendalam terhadap langkanya stok BBM ini.
"Abang-abang pom bensin bilang: 'Ini kita udah terakhir pak, yang lain udah pada di layoff. Stock impor udah nggak akan ada lagi sampai tahun depan. Kalau stock yang di terminal penyimpanan habis, selesai sudah'. Ngomong kayak gitu sambil berkaca-kaca," ungkap tangkapan layar pada akun tersebut. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
