Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 18.03 WIB

SKK Migas Tinjau Proyek OO-OX PHE ONWJ, Target Operasi Penuh pada 2026

PHE ONWJ menerima kunjungan kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ke proyek pengembangan Lapangan OO-OX. (PHE ONWJ)

JawaPos.com – Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) menerima kunjungan kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ke proyek pengembangan Lapangan OO-OX di Indramayu, Jawa Barat, Selasa (29/7).

Kunjungan ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam mempercepat penyelesaian proyek strategis nasional tersebut, yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

Rombongan dipimpin Senior Manager Project Management SKK Migas, Kosario M. Kautsar, bersama jajaran manajemen PHE dan Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa.

Dalam tinjauan itu, SKK Migas menyoroti target progres proyek mencapai 70% pada kuartal I 2026, meski dihadang tantangan seperti periode libur Natal-Tahun Baru dan Idulfitri yang berpotensi memperlambat pekerjaan.

Sementara, Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana berharap agar penyelesaian berbagai proyek migas strategis dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi minyak dan gas bumi nasional. "Dengan mengkonversi cadangan menjadi produksi, terutama dalam menahan laju penurunan alamiah produksi migas melalui berbagai aktivitas pemeliharaan dan pengembangan, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi,” ucap Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana pada kesempatan terpisah.

Project Manager PHE ONWJ, Mohamad Abdurrafiq, yang mendampingi kunjungan tersebut, menegaskan komitmen perusahaan menjaga keselamatan kerja, mempercepat konstruksi, serta terus berinovasi dan mengoptimalkan operasi.

“Proyek OO-OX bukan sekadar pekerjaan biasa, tapi menjadi denyut nadi baru bagi energi Indonesia. Kunjungan ini menjadi suntikan semangat sekaligus pengingat bahwa setiap detail di lapangan adalah bagian dari mozaik besar kemandirian energi nasional,” ujarnya.

Pengembangan Lapangan OO-OX mencakup instalasi platform lepas pantai OOA dan pemboran empat sumur pengembangan, yakni OOA-1, OOA-2, OOA-3, dan OOA-4. Saat beroperasi pada kuartal I 2026, lapangan ini diperkirakan mampu menambah produksi 2.996 barel minyak per hari (BOPD) dan 21,26 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

PHE ONWJ sebagai bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa terus berupaya mencapai target produksi migas dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan di setiap lini operasionalnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore