Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Januari 2020 | 19.20 WIB

Tips Biar Cuan dengan Investasi Reksa Dana

INVESTASI EMAS : Treasury, platform daring jual beli dan penyimpanan emas, perhiasan, serta Koin Nusantara, saat ini dapat diakses melalui situs website dan mobile apps. (Treasury for JawaPos.com) - Image

INVESTASI EMAS : Treasury, platform daring jual beli dan penyimpanan emas, perhiasan, serta Koin Nusantara, saat ini dapat diakses melalui situs website dan mobile apps. (Treasury for JawaPos.com)

JawaPos.com - Melakukan investasi di dalam keuangan merupakan hal penting. Orang-orang sudah lebih familiar dengan aktivitas keuangan ini, termasuk dengan berbagai pilihan instrumen yang bisa ditemukan di pasaran.

Di antara banyak instrumen investasi ini, reksa dana menjadi salah satu yang paling menjanjikan. Selama beberapa tahun belakangan, reksa dana menjadi pilihan banyak orang. Sebab, mengingat investasi yang satu ini sudah lebih mudah ditemukan.

Imbal hasil yang bisa didapatkan tentu menjadi daya tarik tersendiri dari reksa dana. Lalu, apakah Anda berencana untuk memulai investasi reksa dana di dalam keuangan Anda?

Reksa dana merupakan investasi jangka panjang dan Anda perlu memahami hal ini dengan baik sejak awal. Anda perlu mempersiapkan keuangan dengan sehat. Sehingga Anda bisa memaksimalkan investasi reksa dana ini di dalam keuangan.

Artinya, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa kondisi keuangan benar-benar sehat ke depannya. Sehingga investasi reksa dana yang dilakukan bisa berjalan dengan berkesinambungan, tanpa gangguan apapun dari dalam keuangan Anda.

Untuk mendapatkan kondisi keuangan yang sehat seperti ini, Anda tentu harus melakukan pengecekan terlebih dahulu. Yakni melibatkan 4 unsur sekaligus. Antara lain pendapatan, pengeluaran, aset/harta, serta utang yang Anda miliki.

Jadi, jangan asal investasi reksa dana, sebaiknya perhatikan dan pahami kondisi keuangan Anda seperti berikut ini sebagaimana dikutip dari Cermati.com, Selasa (28/1).

1. Perhatikan Bagaimana Kondisi Utang Anda Saat ini?

Jika menilik harga properti serta aset lainnya yang semakin meningkat, maka memiliki utang di dalam keuangan masih terbilang sangat wajar. Selama utang yang dimiliki bersifat produktif, maka kondisi keuangan masih bisa dikatakan sehat. Namun dalam kondisi tertentu, utang yang produktif ini bisa saja membuat keuangan menjadi tidak sehat, seperti berikut ini:

 Jumlah cicilan utang produktif lebih dari 30 persen jika dibagi dengan total penghasilan bulanan. Contoh: Anda memiliki penghasilan sebesar Rp 15 juta per bulannya. Untuk menunjang rutinitas kerja, Anda membeli sebuah mobil dengan cicilan Rp 6 juta per bulannya. Berdasarkan data tersebut, maka rasio utang Anda adalah 40 persen (Rp 6 juta dibagi Rp 15 juta)

 Cicilan utang konsumtif terhadap total penghasilan lebih besar dari 0 persen. Cicilan konsumif merupakan cicilan yang timbul dari pembelian berbagai barang  atau kebutuhan yang bersifat konsumtif dan tidak menghasilkan. Dalam hal ini, jelas berbagai cicilan yang bersifat konsumtif seperti pembelian gadget, asesoris, dan yang lainnya akan membuat kondisi keuangan tidak sehat.

2. Periksa, Apakah Dana Darurat Anda Sudah Ideal?

Dana darurat merupakan sejumlah dana yang secara khusus disimpan untuk mengatasi
berbagai kondisi darurat yang bisa saja timbul sewaktu-waktu. Dana ini biasanya disimpan dalam bentuk yang mudah dicairkan, seperti: reksa dana pasar uang, tabungan, atau bahkan emas batangan.

Idealnya, rasio dana darurat ini dengan pengeluaran bulanan adalah 3 hingga 12 kali bulan pengeluaran.  Contoh:  Setiap bulannya Anda mengeluarkan biaya hidup sebesar Rp 10 juta dan saat ini Anda memiliki tabungan sebesar Rp 40 juta di bank, maka rasio dana darurat saat ini adalah 4 (Rp40 juta dibagi Rp10 juta).

3. Seperti Apa perbandingan Pendapatan dan Pengeluaran Anda?

Pendapatan merupakan seluruh penghasilan yang Anda dapatkan, baik itu yang rutin (gaji) maupun yang tidak rutin (bonus, komisi). Sedangkan pengeluaran merupakan berbagai biaya yang Anda keluarkan untuk memenuhi kebutuhan, seperti: belanja bulanan, transportasi, tagihan listrik dan air, cicilan utang, dan yang lainnya.

Namun berbagai investasi yang dilakukan di dalam keuangan tidak termasuk ke dalam pengeluaran, misalnya: menabung, investasi emas, deposito, dan yang lainnya. Berbagai komponen ini bisa digunakan untuk menghitung kesehatan keuangan Anda.

Contohnya: Jika Anda memiliki penghasilan bulanan sebesar Rp 14 juta dengan pengeluaran sebesar Rp 10 juta. Maka Rasio Pendapatan Terhadap Pengeluaran Anda adalah Rp 14 juta dibagi Rp 10 juta = 1,4 (rasio ini sehat, sebab berada di atas angka 1).

4. Seberapa Besar Premi Asuransi Jiwa yang Anda Bayarkan?

Asuransi jiwa menjadi pos penting yang perlu Anda adakan di dalam keuangan. Uang
pertanggungan asuransi jiwa merupakan sejumlah uang yang dibayarkan perusahaan asuransi kepada ahli waris, jika tertanggung mengalami risiko dan meninggal dunia. Idealnya nilai pertanggungan ini adalah sebesar 8 hingga 10 tahun pengeluaran dan ditambah dengan seluruh biaya pendidikan anak hingga lulus kuliah.

Contoh: Jika Anda membutuhkan biaya hidup per bulan sebesar Rp 6 juta dan ditambah biaya pendidikan anak hingga lulus kuliah sebesar Rp 200 juta, maka nilai pertanggungan yang tepat adalah: Rp 6 juta x 120 bulan + Rp 200 juta = Rp 920 juta.

5. Sudah Sehatkah Keuangan Anda?

Jika Anda ingin berinvestasi dalam reksa dana, pastikan kondisi keuangan Anda sudah benar-benar sehat. Berikut ini adalah indikator yang bisa Anda jadikan petunjuk:

Indikator :
Kondisi keuangan sehat  Rasio Pendapatan Terhadap Pengeluaran : > 1
Rasio Cicilan Produktif Rasio Cicilan Konsumtif : Maks 0%
Rasio Dana Darurat : Antara 3 – 12
Rasio Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa : 8-10 Tahun + Biaya Pendidikan anak

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore