Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2020 | 04.12 WIB

Pembentukan Nusantara Life Dinilai Tepat Selamatkan Nasabah Jiwasraya

Kantor Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.(Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Kantor Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.(Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mempersiapkan pembentukan Nusantara Life di bawah Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Hal tersebut merupakan bagian dari proses restrukturisasi polis Asuransi Jiwasraya.

Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo menilai, skema pembentukan Nusantara Life merupakan pilihan paling layak untuk menyelamatkan nasabah Jiwasraya. Perusahaan ini rencanya menjadi skema untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya yang tengah terjerat utang pembayaran klaim dari para nasabahnya.

"Itu opsi yang paling feasible saat ini di antara berbagai opsi atau skema penyelamatan Jiwasraya yang lain, misalnya menjual anak usaha Jiwasraya Putra dan asset recovery yang ditemukan Kejaksaan Agung," ujar Irvan, Selasa (21/7).

Menurutnya, dengan dipindahkannya pemegang polis Jiwasraya ke perusahaan asuransi baru Nusantara Life, Irvan berpendapat bisa mempercepat proses pembayaran dana polis yang sudah jatuh tempo.

"Karena yang dipindahkan adalah portofolio nasabah Jiwasraya yang sudah direstrukturisasi, baik rescheduling dan redesign. Sehingga kolektibilitasnya lebih bagus dan sehat," tuturnya.

Agar lebih efektif, Irvan menyarankan pemerintah mengategorikan nasabah Jiwasraya berdasarkan masing-masing klaster. Pisahkan nasabah yang membutuhkan pengembalian dana secepatnya dan mana yang masih bisa dicicil.

Selain itu, nasabah pemegang polis Jiwasraya Saving Plan juga harus realistis saat diajak bernegosiasi tentang penurunan tingkat bunga jadi sekitar 6-7 persen. Pasalnya, bunga yang ditawarkan Jiwasraya tidak masuk akal dari awal.

"Soal bunga diturunkan mungkin saja (diterima nasabah) tergantung negosiasi karena bunga yang ditawarkan berlebihan. Mereka (nasabah) harus realistis bunga yang ditawarkan tidak masuk akal. Tapi, persoalan lain apakah simpanan pokoknya akan kembali? Inti dari semua itu adalah ketersediaan dana segar," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pemerintah dalam hal ini BUMN akan membentuk perusahaan Nusantara Life yang nantinya akan berada di bawah holding asuransi, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). Negosiasi kepada pemegang polis Jiwasraya sendiri ditargetkan mulai pada Agustus 2020 secara terbuka. Namun, pemindahan polis dari Jiwasraya ke Nusantara Life menunggu suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah.

Namun, jika pemegang polis hendak memindahkan kepemilikannya ke Nusantara Life, maka harus bersedia menyesuaikan tingkat imbal hasil (yield). Pasalnya, imbal hasil yang ditawarkan Jiwasraya selama ini sangat tinggi dibandingkan tingkat suku bunga di pasar yaitu di rentang 10 persen hingga 14 persen.

https://www.youtube.com/watch?v=_EqvJizX-EU

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore