
Photo
JawaPos.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) telah melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan Waroeng SS atau Spesial Sambal hari ini, Kamis (3/11). Adapun hasilnya, pimpinan Waroeng SS menyatakan akan mencabut dan membatalkan kebijakan terkait pemotongan gaji karyawan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Disnakertrans DIJ, Amin Subargus mengatakan, pembatalan tersebut sebagaimana telah tertuang dalam Berita Acara Pencabutan.
"Pimpinan WSS Indonesia menyatakan bahwa tidak akan melakukan pemotongan upah pekerja yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah," kata Amin Subargus dalam siaran pers, Kamis (3/11).
Selanjutnya, Disnakertrans DIJ akan memastikan pelaksanaan pencabutan dan pembatalan Surat Edaran. Salah satunya dengan memastikan tidak dilakukannya pemotongan upah pekerja yang
menerima BSU dari pemerintah melalui pemantauan secara langsung ke WSS Indonesia.
Tak hanya mencabut kebijakan, dalam pemeriksaan yang digelar pukul 10.00 WIB ini, pimpinan WSS Indonesia juga menyatakan kesanggupan untuk membayar sisa tunggakan iuran jaminan sosial di BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, pihaknya juga akan mendaftarkan semua pekerja yang belum terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIJ mendorong penyelesaian pembayaran tunggakan iuran, berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan Tinggi DIJ untuk memastikan pembayaran sisa tunggakan iuran," jelasnya.
Terakhir, dalam persoalan ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIJ tetap melakukan pembinaan dan pengawasan norma Ketenagakerjaan ke WSS Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan oleh informasi mengenai Waroeng Spesial Sambal (SS) yang akan memangkas gaji karyawan yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Besaran gaji karyawan Waroeng SS yang akan dipotong sebesar Rp 300.000 per bulan berlaku mulai November dan Desember 2022.
Dalam surat yang beredar, Direktur Waroeng SS Indonesia Yoyok Hery Wahyono mengatakan, bakal melakukan pengurangan gaji sebesar Rp 300 ribu pada karyawan penerima BSU dalam periode November dan Desember.
"Personel yang telah menerima BSU sebesar Rp 600.000 akan menerima gaji dengan pengurangan Rp 300.000 per bulan untuk penerimaan gaji periode November dan Desember," tulis manajemen dalam surat tersebut.
Bahkan manajemen menyampaikan, tidak akan segan memecat karyawan yang melakukan perlawanan dan merasa keberatan. "Apabila ada personel yang keberatan atau melawan keputusan ini maka silahkan menandatangani surat pengunduran diri (terlampir)," imbuhnya.
Adapun yang dijadikan alasan atau pertimbangan manajemen, yakni demi keadilan, karena soal BPJS yang tidak dipotong dari gaji, serta kondisi bisnis Waroeng SS yang masih berjuang di tengah pandemi.
"Saya Direktur WSS Indonesia dengan pertimbangan mendalam dan seksama antara lain sebagai berikut: Bahwa demi keadilan dan pemerataan fasilitas kesejahteraan; Bahwa iuran BPJS personel WSS Indonesia dibiayai oleh perusahaan (bukan dengan pemotongan gaji); Bahwa kondisi bisnis WSS Indonesia dimana selama masa pandemi ini masih berjuang untuk normal dan sehat," tulisnya dalam surat yang diteken di Jogjakarta, 21 Oktober 2022.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
