Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Dimas Choirul
Jumat, 6 November 2026 | 18.54 WIB

Redam Kenaikan Harga, Pemerintah Percepat Penyaluran SPHP dan Bantuan Pangan Beras

Warga menerima bantuan pangan pemerintah. (Istimewa). - Image

Warga menerima bantuan pangan pemerintah. (Istimewa).

JawaPos.com — Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan beras. Langkah ini diambil menyusul kenaikan harga beras premium dan medium di Zona 2 dan Zona 3.

Permintaan itu disampaikan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Hermawan kepada pemerintah daerah dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri di 38 provinsi bergerak bersama Perum Bulog dalam rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan Polri se-Indonesia di Jakarta.

"Harga beras premium dan medium di Zona 2 dan Zona 3 semuanya naik, sedangkan di Zona 1 cenderung aman. Karena itu, saya meminta rekan-rekan di daerah untuk mengantisipasinya," kata Hermawan, Jumat (6/11).

Stok Bulog Memadai

Pemerintah memiliki modal kuat untuk intervensi. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog diproyeksikan masih dapat berada di atas 3 juta ton hingga akhir 2026.

"Stok Bulog sampai akhir tahun kemungkinan besar bisa 3,8 juta ton, bahkan 4 juta ton. Beras itu sekarang terus mengalir, baik untuk SPHP maupun bantuan pangan. Karena itu, segera percepat penyaluran SPHP dan bantuan pangan yang sudah ditugaskan ke Bulog," ujar Hermawan.

Menurut Hermawan, penyaluran yang cepat akan menekan harga di pasar. Ketika beras SPHP dan bantuan pangan sampai ke masyarakat, kebutuhan rumah tangga untuk satu hingga dua minggu ke depan sudah terpenuhi, sehingga permintaan di pasar berkurang.

"Karena belanja berkurang, otomatis harga pasti turun berkat masifnya beras SPHP dan bantuan pangan. Jadi tolong pemerintah daerah mengecek dan memastikan penyalurannya segera sampai ke masyarakat dan ke pasar-pasar," tegasnya.

Untuk menahan fluktuasi harga beras, Bapanas memberikan penugasan tambahan untuk program SPHP beras. Penugasan yang pertama untuk penyaluran SPHP beras sebesar 828 ribu ton sejak Maret telah 100 persen direalisasikan Bulog sampai minggu keempat September.

Sementara untuk penugasan tambahan SPHP beras yang baru dari Bapanas sudah diterbitkan pada akhir September dan tengah Oktober dengan total sebesar 200 ribu ton. Realisasinya sampai 5 November telah menyentuh 155,3 ribu ton atau 77,6 persen.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore