
Ilustrasi SME. (Business Advice)
JawaPos.com - Biaya berjualan di marketplace menjadi tantangan baru bagi UMKM yang semakin bergantung pada pasar digital.
Di tengah persaingan yang padat, pelaku usaha tak hanya dituntut mengejar transaksi, tetapi juga harus semakin cermat menghitung biaya agar margin keuntungan tidak terus tergerus.
Persoalan ini semakin relevan karena skala UMKM di Indonesia sangat besar.
Pada Maret 2026, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat lebih dari 64 juta UMKM berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja.
Digitalisasi kemudian menjadi salah satu jalan memperluas pasar.
Pada Januari 2026, Kementerian UMKM menyebut sekitar 27 juta UMKM telah masuk ke ekosistem digital melalui media sosial dan marketplace.
Baca Juga:Tekankan Transparansi Informasi dalam Penggunaan Layanan Pinjaman Daring Lewat Kampanye Buka-Bukaan
Namun, masuk marketplace bukan berarti persoalan penjualan selesai.
Kementerian UMKM pada 2026 menyebut biaya layanan yang dikenakan marketplace kepada penjual berada di kisaran 10 hingga 18 persen dari setiap transaksi.
Angka tersebut belum termasuk biaya promosi atau iklan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
