
Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Provinsi Maluku Utara, di Ternate, Maluku Utara, Jumat (21/8)/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com – Maluku Utara masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan beras dari produksi dalam daerah.
Pemerintah pun membidik kawasan transmigrasi untuk memperluas lahan sawah dan meningkatkan produksi pangan, setelah target cetak sawah baru 10.000 hektare hanya mampu terealisasi sekitar 1.900 hektare.
“Sekarang ini kita juga punya problem (cetak sawah.red),” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Utara Samsuddin A. Kadir dalam rapat koordinasi program pembangunan kawasan transmigrasi di Maluku Utara, Jumat (21/8).
Menurut Samsuddin, selisih tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan perluasan lahan pertanian di Maluku Utara. Selain membuka sawah baru, pemerintah daerah juga menghadapi persoalan tenaga kerja pertanian.
Samsuddin mengatakan sebagian tenaga kerja di kawasan transmigrasi beralih menjadi karyawan perusahaan sehingga tenaga kerja untuk mengelola sawah semakin berkurang. “Sehingga mungkin yang ingin kami sampaikan bahwa di transmigrasi sepertinya perlu mekanisasi,” ungkapnya Samsuddin.
Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) mengatakan kawasan transmigrasi memang dapat menjadi salah satu peluang untuk mengejar kekurangan tersebut. Pemerintah daerah nantinya dapat mengusulkan lahan di kawasan transmigrasi yang memungkinkan untuk dikembangkan menjadi sawah baru.
“Nanti dilihat status lahannya, kalau memang memungkinkan ada usulan dari pemerintah daerah akan kami koordinasikan dengan Kementerian Pertanian,” kata Viva.
Dia mengatakan Kementrans memiliki nota kesepahaman dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendukung pengembangan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat transmigran yang berprofesi sebagai petani.
"Termasuk juga proses melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, termasuk mekanisasi pertanian, sehingga masyarakat itu bergairah dan merasa yakin bahwa akan ada nilai produktivitas yang lebih di kawasan transmigrasi," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022