Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 18.05 WIB

Kinerja Penjualan Ritel Juni 2026 Beragam, Ini Penjelasan Mengapa Tiap Kota Berbeda

Ilustrasi pasar ritel. (Pontianak Post Jawapos Group) - Image

Ilustrasi pasar ritel. (Pontianak Post Jawapos Group)

JawaPos.com - Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai perbedaan kinerja konsumsi antarwilayah perlu dilihat secara lebih hati-hati karena setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda.

Ia menjelaskan sejumlah kota masih mencatat pertumbuhan konsumsi yang cukup baik, namun perbandingan perlu dilakukan dengan melihat laju pertumbuhan serta basis indeks masing-masing daerah.

“Kalau melihat perbedaan antardaerah, saya juga tidak ingin menarik kesimpulan terlalu jauh. Memang ada beberapa kota yang masih mencatat pertumbuhan cukup baik, tetapi yang perlu dibandingkan adalah laju pertumbuhannya karena basis indeks setiap kota berbeda,” ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Sabtu (11/7).

Yusuf mengatakan, perbedaan indeks pada sebuah daerah lebih mencerminkan variasi struktur ekonomi di masing-masing wilayah.

Ia menjelaskan, daerah yang memiliki ketergantungan lebih besar terhadap sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata masih mendapatkan dorongan dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode libur sekolah.

“Menurut saya, ini lebih mencerminkan perbedaan struktur ekonomi. Daerah yang ditopang jasa, perdagangan, dan pariwisata masih terbantu libur sekolah,” katanya.

Sementara itu, daerah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sektor manufaktur dan ekspor menghadapi tekanan lebih besar akibat melemahnya permintaan global.
“Sedangkan daerah yang bergantung pada manufaktur dan ekspor menghadapi tekanan akibat lemahnya permintaan global,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan rill Juni 2026 masih berada pada zona kontraksi atau berada di level 221,6 atau terkontraksi 4,4 persen secara tahunan year on year (yoy).

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia yang di publikasikan pada Kamis (9/7), secara bulanan kinerja penjualan eceran diperkirakan turun 0,8 persen secara bulanan atau month to month (mtm).

Dimana, jika dilihat dari wilayahnya beberapa kota masih mengalami penurunan penjualan, terutama Bandung yang terkontraksi 18,7 persen mtm, diikuti Jakarta sebesar 3,6 persen (mtm) dan Manado sebesar 2,9 persen mtm.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore