
Ilustrasi OJK. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah dapat membantu likuiditas perbankan, memperkuat fungsi intermediasi hingga berpotensi menurunkan biaya dana atau cost of fund bank.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan penempatan kembali sebagian dana SAL pemerintah di industri perbankan merupakan langkah strategis untuk memperkuat likuiditas perbankan.
"Dengan sumber dana yang memadai tentu bank memiliki ruang yang lebih besar untuk menyalurkan kredit untuk sektor-sektor yang membutuhkan dan utamanya dapat memberikan dampak langsung kepada perekonomian nasional," ujar Dian dalam konferensi pers, Selasa (7/7).
Baca Juga:Usai Viral, Pengontrak di Surabaya Curhat Anak Jadi Korban Bullying:l, Minta Video Dihapus
Dian mengatakan, OJK tidak akan mengarahkan penggunaan dana tambahan likuiditas yang diterima oleh perbankan. Ia memastikan bahwa pemanfaatan sepenuhnya menjadi keputusan bisnis perbankan.
Meski begitu ia mengingatkan agar Bank yang menerima SAL dapat memanfaatkan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, dan ketentuan yang berlaku.
“Semua bank itu tetap diharapkan memperhatikan prinsip management risiko juga ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
OJK juga akan terus mengawasi kecukupan likuiditas, kualitas aset, manajemen risiko, dan pelaksanaan fungsi intermediasi perbankan secara berkelanjutan.
Pengawasan tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Lanjutnya, mengenai rencana penarikan kembali dana SAL pada akhir tahun, Dian meminta perbankan menerapkan pengelolaan aset dan liabilitas secara prudent, menjaga aset likuid berkualitas tinggi , melakukan stress testing secara berkala, serta menyiapkan contingency plan yang efektif.
Ia menilai penempatan maupun penarikan dana pemerintah dalam jumlah besar perlu dilakukan secara terencana dan disertai pemberitahuan yang memadai agar bank memiliki waktu melakukan penyesuaian strategi pendanaan tanpa mengganggu likuiditas maupun fungsi intermediasi.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
