
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai Rapat Koordinasi terkait TBS Sawit di Kementan, Jakarta, Senin (8/6). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com — Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan disalurkan pemerintah untuk memberikan pasokan jagung pakan dengan harga lebih terjangkau kepada peternak unggas. Fasilitas subsidi harga jagung pakan ini telah bergulir sejak awal Mei tahun 2026.
Komitmen mendukung keberlangsungan peternak unggas tersebut diutarakan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian (Mentan).
Amran mengaku telah menugaskan Perum Bulog untuk menggelontorkan SPHP jagung dengan target sementara 213,2 ribu ton dari total alokasi 242 ribu ton untuk tahun ini.
"Kalau (jagung) pakan, (sudah) kita subsidi. Ada jagung kita 200 ribuan ton (itu) subsidi (melalui) SPHP. Kita kasih dengan harga yang baik untuk peternak," ungkap Amran dalam keterangannya ke awak media di Jakarta, dikutip Selasa (30/6).
Amran menjelaskan stok jagung pakan yang disalurkan merupakan hasil penyerapan panen petani lokal yang disimpan menjadi Cadangan Jagung Pemerintah (CJP). Usai pemerintah menopang panen petani jagung dalam negeri dengan harga penyerapan yang baik, maka selanjutnya stok CJP dipergunakan untuk mendukung peternak unggas.
"Justru kami beli dari awal untuk peternak. Jadi kami beli. Kumpul-kumpul jagung supaya petani (jagung) berproduksi dengan baik. Kita beri harga yang baik yaitu Rp 5.500 per kilo. Kemudian kita simpan. Setelah peternak butuh pada musim seperti sekarang, langsung kita suplai," terang Amran.
Adapun program SPHP jagung pakan tahun 2026 yang telah dimulai 9 Mei, realisasi penyalurannya sampai 29 Juni telah mencapai 55,5 ribu ton. Target program ini menyasar ke 5.543 orang peternak di 26 provinsi yang merupakan peternak dari skala mikro, kecil, dan menengah dengan total populasi 53 juta ekor unggas.
Untuk harga jagung pakan yang ditetapkan Bapanas antara lain Rp 5.000 per kilogram (kg) dengan pengambilan di Gudang Bulog dan harga maksimal di Rp 5.500 per kg di tingkat peternak. Penyaluran SPHP jagung pakan dilakukan melalui koperasi atau asosiasi kepada anggota yang telah terdaftar dalam Surat Keputusan yang dikeluarkan Mentan.
Total anggaran yang telah disiapkan pemerintah melalui Bapanas sejumlah Rp 678 miliar untuk SPHP jagung pakan di tahun ini. Ini untuk subsidi harga dengan total alokasi penyaluran maksimal sebanyak 242 ribu ton dan dapat berlangsung hingga akhir 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022