
Ilustrasi keramaian pengunjung pada Pameran Internasional EASTFOOD (IIFEX) 2025 yang sukses digelar di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya selama empat hari berturut-turut, 12 - 15 Juni 2025. (Istimewa).
JawaPos.com - Industri makanan dan minuman (F&B) di Jawa Timur tumbuh pesat meski menghadapi persaingan ketat dan naik-turunnya harga bahan baku. Pelaku usaha dituntut terus berinovasi dalam produk dan efisiensi produksi.
Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, pameran internasional EASTFOOD (IIFEX) 2026 kembali digelar pada 18 - 21 Juni 2026 di Grand City Surabaya sebagai penggerak pertumbuhan bisnis F&B Indonesia Timur.
EASTFOOD bukan hanya ajang kuliner biasa, melainkan pameran business-to-business (B2B) lengkap yang menghadirkan berbagai inovasi industri makanan dan minuman mulai sektor hulu, proses produksi, hingga distribusi ke pasar.
Pengunjung dapat menemukan tren kuliner terbaru sekaligus bertemu langsung dengan supplier bahan baku, produsen mesin pengolahan modern, serta penyedia solusi rantai pasok untuk mendukung pengembangan usaha.
Mencari vendor tangan pertama di pameran ini menjadi langkah penting bagi pengusaha untuk menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperbesar margin keuntungan bisnis di tengah persaingan pasar.
Selain pameran fisik, EASTFOOD Surabaya 2026 juga menghadirkan serangkaian seminar bisnis, demo masak dari chef profesional, dan baking class yang memberikan wawasan aplikatif bagi pengembangan produk.
Kilas Balik Kesuksesan EASTFOOD Surabaya 2025
Pameran Internasional EastFood (IIFEX) dan EastPack Surabaya 2025 sukses digelar di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya selama empat hari berturut-turut, 12 - 15 Juni 2025.
Pameran ini menjadi ajang terbesar industri makanan, minuman, serta teknologi pengemasan di wilayah Indonesia Timur. Pameran diikuti lebih dari 180 peserta dari 9 negara.
Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan pada penyelenggaraan 2025, pameran IIFEX dan EastPack Surabaya telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-15.
“Ini merupakan pameran terbesar untuk industri makanan minuman di Indonesia Timur. Tahun ini (2025) kami menghadirkan lebih banyak teknologi pangan dari negara-negara seperti Tiongkok, India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujar Daud.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
