
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan bertemu dengan Juda Agung, pada Selasa (20/1) hari ini. Hal itu berkaitan dengan pengunduran dirinya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Purbaya mengaku dalam pertemuannya dengan Juda Agung, ia akan mempertanyakan soal niat pengunduran diri.
"Kelihatannya begitu (mengundurkan diri), saya dengar juga begitu. Nanti saya mau ketemu dengan Pak Juda mungkin besok (hari ini) kali saya mau lihat niatnya dia apa sih," kata Purbaya kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Selasa (20/1).
Meski begitu, Purbaya menduga bahwa pengunduran diri Juda Agung berkaitan dengan rencana pertukaran pegawai antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI).
Dalam hal ini terkait dengan masuknya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang menjadi kandidat Deputi Gubernur BI.
"Kayaknya switch ya kelihatannya," lanjut Purbaya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Juda Agung telah mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Tak disebutkan alasannya, tetapi Prasetyo menyebut bahwa surat pengunduran itu telah diterima oleh pihak istana.
"Itu bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu deputi gubernur," kata Prasetyo kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1).
"Atas nama Pak Juda," tambahnya.
Lebih lanjut, Prasetyo mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Maka kemudian, harus dilanjutkan dengan proses mengisi jabatan yang ditinggalkan.
Usai menerima surat pengunduran itu, Prasetyo memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melayangkan surat presiden (Supres) kepada DPR RI untuk proses lebih lanjut dan ada yang mengisi kekosongan itu.
Terlebih memang sesuai ketentuan, kata dia, proses pemilihan ada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Yang ini kemudian dilanjutkan dengan Bapak Presiden atau pemerintah mengirimkan surpres ke DPR, karena memang proses pemilihannya ada di DPR melalui uji kompetensi atau fit and proper test," tukasnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
