
Ilusrasi Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) antri untuk menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kabar gembira untuk para penerima bantuan sosial! Pemerintah memastikan bahwa Bansos PKH BPNT akan kembali dicairkan pada akhir Oktober 2025. Tak hanya itu, kali ini juga ada penebalan bantuan untuk periode Oktober–November 2025.
Dengan begitu, nilai bantuan yang diterima masyarakat akan lebih besar dibanding sebelumnya. Jadi, bagi penerima manfaat, pastikan Anda tahu cara mencairkannya agar tidak ketinggalan.
Bantuan ini disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, dengan total penerima mencapai 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Masing-masing KPM akan menerima 10 kilogram beras per bulan selama dua bulan, sehingga totalnya 20 kilogram, serta tambahan minyak goreng 2 liter per bulan, atau 4 liter untuk dua bulan penyaluran.
Bantuan ini bersifat non-tunai, jadi pencairannya dilakukan melalui mekanisme distribusi langsung di desa atau kelurahan masing-masing.
Untuk mencairkan bantuan, KPM wajib membawa surat undangan dan KTP asli ke lokasi penyaluran sesuai jadwal yang ditentukan oleh desa atau kelurahan. Jika penerima berhalangan hadir, bantuan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dengan melampirkan surat kuasa dan identitas yang sah.
Penyaluran dilakukan sekali untuk dua bulan, sehingga penerima langsung mendapat total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Ingat, pencairan bantuan ini hanya dilakukan jika kamu termasuk yang mendapat undangan dari desa setempat, ya.
Berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), ada sejumlah daerah yang mengalami perubahan jumlah penerima. Beberapa wilayah seperti NTT (+8%), Papua Pegunungan (+7,6%), dan Sulawesi Tengah (+4,1%) tercatat mengalami penambahan penerima, sedangkan daerah seperti Jawa Barat (-3,5%), Aceh (-2,5%), dan Jambi (-2,4%) justru mengalami pengurangan.
Perubahan ini merupakan hasil evaluasi pemerintah untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Sementara itu, untuk Bansos PKH dan BPNT tahap keempat tahun 2025, sistem DTKS per 13 Oktober 2025 menunjukkan bahwa status pencairan masih dalam proses verifikasi. Namun, berdasarkan jadwal sebelumnya, penyaluran diperkirakan mulai akhir Oktober hingga awal November 2025.
Berdasarkan data terbaru per 13 Oktober 2025, tercatat ada 27 daerah yang mengalami penambahan penerima, sementara beberapa daerah lainnya justru mengalami pengurangan karena sudah tidak memenuhi kriteria bantuan sosial.
Total penerima bantuan penebalan kali ini mencapai sekitar 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Sama seperti periode sebelumnya, bantuan ini akan disalurkan melalui Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) langsung ke masing-masing desa atau kelurahan.
Setiap KPM akan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan selama dua bulan, sehingga totalnya menjadi 20 kilogram beras, serta tambahan minyak goreng 2 liter per bulan, atau 4 liter untuk periode Oktober–November.
Dikutip dari Diary Bansos, Senin (13/10) dari hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), ada sejumlah daerah yang jumlah penerimanya meningkat signifikan. Beberapa wilayah yang mengalami kenaikan penerima bantuan antara lain:
Sumatera Utara (+1,4%)
Riau (+1,3%)
Banten (+1,1%)
Kalimantan Tengah (+3%)
Sulawesi Tengah (+4,1%)
Papua Pegunungan (+7,6%)
NTT (+8%), menjadi daerah dengan penambahan tertinggi.
Sementara itu, beberapa daerah justru mengalami pengurangan penerima bantuan, diantaranya:

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
