Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Agustus 2025 | 06.58 WIB

Program MBG yang jadi Andalan Prabowo: Realisasi, Dampak, dan Target Tahun Depan

Sejumlah siswa Sekolah Dasar menerima menu Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus bulan Ramadhan di SDN 15 Slipi,  Jakarta, Senin (10/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah siswa Sekolah Dasar menerima menu Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus bulan Ramadhan di SDN 15 Slipi, Jakarta, Senin (10/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam dokumen Nota Keuangan beserta APBN 2025 disebutkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk meningkatkan gizi anak sekolah, memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah merancang Program MBG dilakukan melalui pemberian makan bergizi dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita, dan ibu hamil/menyusui dengan risiko anak stunting. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi dan nutrisi anak baik saat masih dalam kandungan, balita, dan pada usia sekolah.

Pada usia sekolah, selain menjadi penambah nutrisi, program MBG diharapkan dapat: 1) mendorong kehadiran siswa di sekolah sehingga akan meningkatkan kualitas pembelajaran, 2) mengurangi angka absensi atau putus sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas SDM, dan 3) berdampak positif terhadap kesehatan dan prestasi akademis para murid.

Dengan kondisi anak yang sehat serta dapat menempuh pendidikan dengan baik, pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan tercipta SDM yang berdaya saing, dan produktif.

Dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Jumat (15/8), Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa intervensi strategis yang telah pemerintah lakukan untuk memperbaiki gizi 82,9 juta anak-anak Indonesia, sekarang telah mencapai kemajuan yang membanggakan.

"Pagi ini saya mendapat laporan, sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui menerima Makan Bergizi Gratis setiap hari. Dalam 7 bulan, kita berhasil mencapai apa yang negara negara lain butuh bertahun-tahun," ungkap Presiden Prabowo. Brasil, lanjut Presiden, membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta Makan Bergizi Gratis setiap hari.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2

Presiden Prabowo mengakui, begitu banyak masalah manajemen yang harus dihadapi agar program ini berjalan dengan baik, diantaranya pembangunan fisik dapur, pengelolaan rantai pasok, pelatihan manajer-manajer dan pelaksana-pelaksana. Atas dasar itu, dia pun memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait sehingga program MBG ini bisa berjalan sesuai harapan.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Gizi Nasional dan anggotanya atas capaian ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Makan Bergizi Gratis: TNI, POLRI, NU, Muhammadiyah, ormas-ormas, koperasi-koperasi, yayasan-yayasan yang telah ramai-ramai terlibat dan bergotong-royong membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di seluruh provinsi di Indonesia," imbuh Prabowo.

Ciptakan 290 Ribu Lapangan Kerja

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan bahwa, program Makan Bergizi Gratis bukan semata program sosial. Dia adalah fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

PBB mengatakan, "MBG adalah investasi terbaik sebuah bangsa".

Walau baru berjalan 8 bulan, hasil dari Makan Bergizi Gratis mulai terasa: Angka kehadiran anak di sekolah meningkat. Prestasi anak-anak di sekolah meningkat.

"Per hari ini, sudah ada 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di 38 provinsi di Indonesia. MBG telah menciptakan 290.000 lapangan kerja baru di dapur-dapur, dan melibatkan 1 juta petani, nelayan, peternak dan UMKM. MBG mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa," kata Prabowo.

Senada dengan Presiden, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam Pidato Pengantar Sidang Tahunan MPR 2025 menilai, program MBG ini bukan sekadar memberi makan, tetapi sebuah investasi besar bagi masa depan bangsa.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore