
Photo
JawaPos.com – Di tengah ketidakpastian global akibat inflasi, krisis keuangan, hingga konflik geopolitik, kebutuhan akan layanan perbankan yang aman dan tepercaya semakin mendesak. Bagi nasabah, baik individu maupun pelaku usaha, kestabilan dan keamanan institusi keuangan menjadi faktor penentu dalam menjaga keberlangsungan aktivitas keuangan mereka.
Istilah seperti “Bank Teraman” dan “Bank Terbaik di Dunia” merujuk pada institusi yang memiliki kekuatan finansial, tata kelola yang solid, serta kesiapan menghadapi tekanan ekonomi tanpa mengorbankan dana maupun kepercayaan nasabah.
Peran Penting Keamanan Bank dalam Situasi Ekonomi Tak Pasti
Bank yang memiliki tingkat keamanan tinggi berperan vital dalam menjaga stabilitas keuangan. Dengan sistem manajemen risiko yang teruji, struktur modal yang kuat, serta kepatuhan tinggi terhadap regulasi, bank semacam ini mampu menghadapi berbagai tekanan dan tetap memberikan layanan optimal bagi nasabah.
Salah satu contoh konkret adalah DBS Bank Ltd (Bank DBS) yang meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Euromoney Awards for Excellence 2025. Di antaranya adalah gelar prestisius “World’s Best Bank”, yang sebelumnya juga mereka raih pada tahun 2019 dan 2021.
Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Bank DBS terhadap kepuasan nasabah, performa finansial yang tangguh, serta inovasi berkelanjutan. Tak hanya itu, Bank DBS juga mencatat kemenangan pertamanya sebagai “World’s Best Bank for Customer Experience” dan kembali meraih “World’s Best Bank for Corporate Responsibility”.
Pada 2024, Bank DBS membukukan pendapatan sebesar SGD 22,3 miliar dan laba bersih SGD 11,4 miliar—angka tertinggi dalam sejarah mereka. Dengan return on equity (ROE) sebesar 18 persen, Bank DBS menjadi salah satu bank paling menguntungkan di pasar maju. Bank ini juga menorehkan sejarah sebagai perusahaan pertama di Bursa Singapura dengan kapitalisasi pasar melampaui USD 100 miliar.
Dalam hal layanan, Bank DBS terus berinovasi demi memberikan pengalaman perbankan yang lebih mudah dan personal. Di tahun 2024, lebih dari 13 juta nasabah menerima 1,2 miliar notifikasi berbasis kecerdasan buatan (AI), membantu mereka membuat keputusan keuangan dan investasi yang lebih baik.
Pemanfaatan AI juga berhasil meningkatkan nilai ekonomi sebesar SGD 750 juta melalui lebih dari 370 kasus penggunaan. Pendekatan yang berfokus pada customer journey terus dikembangkan untuk meningkatkan kepuasan, mempercepat layanan, dan menciptakan dampak positif dalam interaksi nasabah.
Komitmen terhadap ESG dan Tanggung Jawab Sosial
Bank DBS juga menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Hingga 2024, Bank DBS menyalurkan pembiayaan berkelanjutan senilai SGD 89 miliar (neto setelah pelunasan). Mereka juga berkomitmen untuk mengalokasikan hingga SGD 1 miliar serta 1,5 juta jam kerja sukarela selama sepuluh tahun ke depan demi mendukung kehidupan komunitas rentan di Asia.
Di era digital, keamanan bank tidak hanya mencakup kestabilan finansial, tetapi juga perlindungan data dan sistem dari ancaman teknologi. Investasi pada teknologi canggih menjadi keharusan untuk menjaga keamanan data dan transaksi nasabah.
Inovasi digital dari Bank DBS Indonesia pun mendapat pengakuan internasional. Lewat penghargaan Best Digital Bank for Large Corporates 2025 dari Euromoney Awards for Excellence, Bank DBS Indonesia diakui sebagai mitra tepercaya bagi korporasi besar. Solusi seperti DBS IDEAL RAPID (Real Time API by DBS) terbukti memberikan efisiensi dalam transaksi dan operasional bisnis.
Pentingnya Reputasi Global dan Dampaknya Bagi Nasabah
Photo
Status sebagai ‘Bank Teraman’ memberikan keuntungan langsung bagi nasabah. Mereka merasa lebih tenang karena dana dikelola oleh lembaga yang kokoh dan memiliki ketahanan jangka panjang.
Lembaga internasional seperti Euromoney dan Global Finance menilai keamanan bank berdasarkan berbagai indikator, seperti peringkat kredit dari Moody’s, S&P, dan Fitch, yang menunjukkan kemampuan membayar kewajiban keuangan; kesehatan neraca keuangan mencakup kecukupan modal dan likuiditas untuk menyerap potensi kerugian; kualitas tata kelola dan kepatuhan terhadap regulasi serta; stabilitas operasional dan rekam jejak dalam menghadapi krisis.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
