Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 April 2025 | 06.38 WIB

Emas Batangan Antam Terus Diburu, Ini 3 Tips Membelinya agar Tak Sekadar FOMO

Ilustrasi emas Antam edisi Imlek 2025. (Istimewa) - Image

Ilustrasi emas Antam edisi Imlek 2025. (Istimewa)

JawaPos.com-Emas batangan Antam mendadak diburu masyarakat Indonesia pada sebelum dan setelah Lebaran Idul Fitri 2025. Bahkan, hal ini menjadi fenomena baru hingga terjadi antrean panjang di sejumlah butik Antam seiring dengan harga emas batangan yang terus pecah rekor.

Dalam tiga hari terakhir, harga emas batangan Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 92 ribu hingga tembus mencapai Rp 1.904.000 per gram, pada perdagangan Sabtu (13/4) dari sebelumnya Rp 1.846.000 per gram, pada Kamis (10/4).

Lantas, bagaimana tips bagi masyarakat agar tak merasa takut ketinggalan atau Fear of Missing Out atau FOMO saat membeli emas batangan?

1. Gunakan Uang Dingin untuk Investasi

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mewanti-wanti agar masyarakat tidak menggunakan uang pokok untuk membeli emas batangan.

Ia memastikan, masyarakat dapat menggunakan uang dingin. Itu artinya uang yang memang tersedia setelah dikurangi biaya-biaya rutin yang dikeluarkan.

"Jangan mengambil uang pokok, atau untuk belanja kebutuhan pokok, tapi kalau sisa uang masih ada, setelah dikurangi biaya-biaya rutin yang harus dikeluarkan," kata Bhima kepada JawaPos.com, Minggu (13/4).

Lebih lanjut, Bhima menilai bahwa emas batangan akan menjadi pilihan investasi yang digandrungi karena jarang terjadi koreksi harga yang dalam. Bahkan, kecenderungannya ekonomi makin tidak pasti, harga emas makin terus meningkat.

2. Perhatikan Stok dan Keamanan Saat Menyimpan

Bhima juga mengingatkan masyarakat soal volume dari pembelian emas batangan di banyak butik Antam atau penjualan logam mulia yang harus dilakukan secara pre-order.

"Artinya kan, harus menunggu dulu stoknya. Kemudian kalau simpan dengan volume yang banyak, harus membayar fee untuk safety deposit box," ungkap Bhima.

"Kalau disimpan di rumah atau di bagasi, ya tentunya resiko juga kan dari sisi faktor keamanan. Jadi saya pikir harus ini ya, harus dilihat juga kemampuan dalam melakukan penyimpanan emasnya," sambungnya.

3. Beli Emas Batangan dalam Gramasi Kecil

Kemudian, kata Bhima, sebaiknya masyarakat bisa beli emas batangan dengan nominal gram atau gramasi yang lebih kecil di bawah 25 gram.

"Agar suatu waktu jika dibutuhkan jadi dana darurat atau kepentingan yang mendesak, itu bisa segera dicairkan," ujar Bhima.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore