Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Desember 2021 | 23.30 WIB

Terdampak Pandemi, Ini Langkah Indah Logistik Cargo untuk Bertahan

Ilustrasi ekspor-impor di pelabuhan - Image

Ilustrasi ekspor-impor di pelabuhan

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung juga dirasakan oleh sejumlah sektor usaha, salah satunya bisnis logistik. Memasuki momentum Natal dan Tahun Baru 2022, Indah Logistik Cargo mengaku terus menyesuaikan diri dengan pola konsumsi dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini.

CEO Indah Logistik Cargo H. Arisal Aziz mengungkapkan, Indah Logistik Cargo mengalami penurunan omset sekitar 10 hingga 15 persen. Hal itu disebabkan karena biasanya banyak perusahaan yang rutin berkirim paket jadi berhenti beroperasi atau bahkan tutup. Hal itu mempengaruhi orderan jasa logistik bisnisnya.

“Saya tidak tahu perusahaan lain, tapi di kami sendiri mengalami penurunan sebesar itu,” kata Arisal dalam keterangannya yang diterima oleh JawaPos.com, Sabtu (25/12).

Menurutnya, momentum Nataru ini bisnis logistik kembali naik secara perlahan meskipun perekonomian belum sepenuhnya pulih. Sebab, bisnisnya sangat bergantung pada daya beli masyarakat.

“Bagaimana bisa berkirim barang kalau orang nggak belanja? Matahari yang jualan baju yang biasanya ngirim 10 truk sehari, sekarang aja udah nggak. Buku-buku cetak dari Gramedia juga udah nggak lagi,” jelasnya.

Namun, perusahaan yang sudah memasuki 1 dekade ini terus optimis terhadap pertumbuhan ekonomi RI yang akan semakin membaik. Hal itu mengingat perjuangan perseroan dalam merintis usaha.

“Konsumen kita dulunya berbelanja di mall atau grosir, yang berhubungan dengan home industry. Pengrajin di Tasik misalnya, dulu harus menaruh barang terlebih dahulu di Tanah Abang, toko atau mall, baru dijual. Sekarang, sudah tidak lagi. Dari Tasik, langsung ke pembeli,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya juga mulai melakukan ekspansi pasar ke luar negeri. Bermodal kantor cabang yang dimiliki mereka di Malaysia saat ini, Arisal Aziz akan mengomandoi timnya untuk melebarkan sayap di pasar Asia Tenggara hingga Timut Tengah.

“Kita akan menjajaki Arab, Singapura, China, sampai Eropa. Kita sudah dapat chanel dari luar, untuk melayani kiraman dari Indonesia ke luar negeri, dan sebaliknya. Kita sudah didukung izin dan surat menyurat, dengan kata lain bisa melayani ekspor dan impor,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan perkembangan teknologi dengan mempersiapkan aplikasi dan armada ojek online sendiri. Rencana itu akan direalisasikan pada Februari 2022.

“Kita akan melayani city kurir, paket dalam hitungan jam, makanan, dan sekalian dengan ojeknya juga. Dalam aplikasi, kita juga bisa melayani apabila pelanggan butuh mobil seperti taxi. Teknologi kita sudah siap 90 persen, akan kita luncurkan Februari,” jelasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore