
Photo
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku, Indonesia saat ini belum mencapai kemandirian vaksin Covid-19 atau belum dapat memproduksi vaksin sendiri. Sehingga, pemerintah meminta lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia, termasuk BPPT menggenjot pengembangan teknologi bioscience di Indonesia.
Airlangga menyebut, impor vaksin selama ini telah menghabiskan dana hingga mendekati Rp 70 triliun. Hal tersebut dikakukan untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional untuk melindungi masyarakat dari serangan Covid-19 dan mengakhiri pandemi di tanah air.
"Kedepan biaya besar ini bisa didorong untuk mendorong kemampuan teknologi bioscience di Indonesia," ujarnya secara virtual, Senin (23/8).
Airlangga juga meminta BPPT ikut berkontribusi dalam melakukan pengembangan vaksin Merah Putih. Harapannya, Indonesia vaksin produksi dalam negeri ini bisa diproduksi pada 2022 mendatang.
"Sumbangsih dalam penanganan pandemi Covid-19, terutama pengembangan vaksin Merah Putih dan vaksin adaptasi teknologi lainnya," ungkapnya.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada bulan Juli 2021 impor nonmigas Indonesia terjadi peningkatan di sejumlah golongan barang. Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan impor terbesar terjadi pada produk farmasi yang naik hingga USD 185 juta. Jika dirincikan, dari total impor produk farmasi USD 185 juta sebanyak USD 150 juta adalah nilai untuk impor vaksin.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
