
Sumber foto: YT Kementerian Investasi/BKPM Caption: Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers realisasi investasi, Senin (24/10).
JawaPos.com - Kementerian Investasi menargetkan bisa mengantongi investasi Rp 1.400 triliun pada tahun 2023. Meski perekonomian di tahun depan secara global diprediksi gelap. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, memastikan target investasi ini akan diinfokan lebih lanjut pada November mendatang.
"Jujur saya katakan. Kalau tahun depan ekonomi 2023 ini 'gelap'. Ini serius. Very serius tidak main-main. Karena ekonomi global gelap 2023, Indonesia punya secercah harapan. Target kita tahun depan Rp 1400 Triliun. Naik, tapi saya belum bisa memastikan sekarang. Tim sekarang sedang dirumuskan. November nanti kita bicara," kata Bahlil saat konferensi pers di Kementerian Investasi, Jakarta, Senin (14/10).
Bahlil juga optimis bahwa capaian investasi tahun 2023 akan lebih baik dari tahun ini. Ia menjelaskan, Penerimaan Modal Asing (PMA) pada kuartal 4 akan terus tumbuh di atas 50 persen. Bahkan, bisa melebihi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Optimisme ini Bahlil katakan, sebab masih banyak industri PMA yang akan mengejar target finalisasi di akhir tahun ini. "Dua bulan mereka (investor asing) akan kerjakan Oktober, November dan Desember. Ini yang akan dikejar betul," jelasnya.
Selain itu, pihaknya sedang memetakan perusahaan-perusahaan yang akan masuk dan berinvestasi serta perusahaan eksisting yang akan melanjutkan investasi di tahun 2023.
"Kami sedang susun perusahaan-perusahaan apa saja yang akan datang di 2023 untuk melakukan investasi dan perusahaan-perusahaan apa saja yang eksisting yang tetap akan melanjutkan investasinya," ujarnya.
Meski begitu, Kementerian Investasi terus berhati-hati terhadap outlook investasi 2023 karena ekonomi global yang masih tidak menentu. Bahlil menekankan, target 2023 bisa dicapai apabila Indonesia mampu menjaga stabilitas negara terutama menjelang tahun politik.
"Kalau kita mampu jaga stabilitas internal negara. Kalau mampu menjaga hal-hal yang tidak musti terjadi dalam perspektif skala prioritas, katakanlah isu fitnah mampu kita tahan. Secercah ekonomi Indonesia di 2023 akan membaik," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
