
Penjualan mobil merosot selama 2025 berjalan. Gaikindo mempertimbangkan untuk merevisi target penjualan pada 2025. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos.com - Konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina akan merembet kepada permasalahan ekonomi global, terutama soal supply chain. Salah satu sektor yang akan terpengaruh adalah industri otomotif.
Asisten Peneliti Departemen Ekonomi Centre for Stategic and International Studies (CSIS) Lestary J. Barany menyampaikan, dampak negatif bagi industri otomotif ini didasari oleh ketersediaan paladium yang mayoritas diekspor oleh Rusia.
"Paladium ini merupakan input yang digunakan untuk industri otomotif dan juga pembuatan chip. Jadi in the long term, supply chain untuk industri ini bisa terpengaruh," kata dia dalam webinar Menimbang Dampak Konflik Rusia-Ukraina bagi Indonesia, Rabu (2/3).
Rusia sendiri merupakan pasar besar penghasil paladium yang diketahui adalah komoditas pembersih emisi kendaraan tenaga bensin. Apabila hal ini terus berlanjut, maka diperkirakan akan ada lonjakan harga dari industri otomotif.
"Ada kemungkinan shock juga di supply chain. Rusia ini merupakan ekspor utama atau 40 persen dari ekspor paladium global itu berasal dari Rusia," jelasnya.
Dalam hal ketersediaan komoditas ini, menurutnya perlu ada alternatif lain sebagai substitusi daripada bahan tersebut. Seperti yang saat ini dilakukan oleh Jerman dan Italia yang mencari diversifikasi dan mengurangi ketergantungan terhadap Rusia.
"Di sini, Italia kembali pada batubara dan ini juga ada konsekuensi lainnya, karena kita mengingat bahwa energi dari batubara ini lebih tidak bersih dibanding dengan energi yang sebelumnya," ucap Lestary.
Dirinya juga menyampaikan, walaupun dampak secara langsung belum terasa untuk perekonomian. Namun, kondisi ini harus terus-menerus dipantau. "Karena kita masih belum tahu seberapa dan berapa lama kondisi ini terjadi dan apa yang akan dilakukan secara persisnya oleh negara-negara lain," tandasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
