
KONTROL KOTA: Kendaraan pengangkut personel militer Rusia terbakar saat terjadi pertempuran dengan pasukan Ukraina di Kharkiv (27/2). Pasukan Ukraina menguasai penuh Kharkiv. (AFP)
JawaPos.com - Indonesia bersiap-siap menyusul sejumlah negara yang telah mengubah statusnya dari pandemi menjadi endemi. Perubahan status ini diyakini dapat mempercepat pemulihan perekonomian dalam negeri.
Akan tetapi, dikatakan bahwa ada beberapa hambatan dalam pemulihan itu. Apa saja?
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menuturkan, perekonomian Indonesia tidak akan serta-merta meningkat setelah perubahan status tersebut. Sebab, ada kendala yang perlu dihadapi. Salah satunya soal kenaikan harga minyak dunia yang hari ini berada di angka USD 98,27 per barel.
"Tidak bisa (langsung meningkat ekonominya). Sekarang tantangannya sudah beda. Kalau harga minyak sudah di atas USD 100 per barel, kan otomatis inflasi yang ada di negara lain merembet ke Indonesia. Biaya logistik jadi mahal," jelasnya ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (1/3).
Publik tentu berpikir bahwa dengan perubahan status menjadi endemi, mereka dapat lebih leluasa bergerak. Namun menurut Bhima, kondisi demikian tidak akan terjadi dalam waktu dekat
"Pandemi jadi endemi, masyarakat itu didorong untuk melakukan perjalanan ke luar kota. Tapi kalau harga BBM naik, kira-kira mereka pun akan berpikir ulang untuk melakukan perjalanan jauh. Ini yang menjadi batu ganjalan," kata Bhima.
Pelonggaran kegiatan ekonomi pun tidak dapat langsung membuat perekonomian yang saat ini lemah menjadi kuat. Sebab, imbas dari adanya inflasi akan membuat suku bunga mengalami penyesuaian.
"Itu jadi salah satu faktor yang membuat perubahan pandemi ke endemi tidak bisa langsung ditransformasikan untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga. Jadi (kemungkinan) pertumbuhan ekonomi 4-4,5 persen pada 2022," tandas dia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
