
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (tengah) didampingi Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti (kiri) dan Deputi Gubernur Erwin Rijanto (kanan) bersiap memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor BI, Jakarta, Kamis (19/9/2019).
JawaPos.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut, perhelatan Presidensi G20 tahun ini menjadi kesempatan Indonesia untuk mengambil peluang dan memonitor berbagai tantangan ekonomi dunia. Melalui G20, selain menunjukkan capaian ekonomi RI, Indonesia dapat berkoordinasi dengan para menteri keuangan dunia terkait kebijakan moneter.
"Kita punya tujuan dalam Presidensi G20 ini bukan hanya menyukseskan acara, tapi juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi kita, reformasi kita, dan juga misi ekonomi hijau," kata Perry dalam Annual Investment Forum 2022 secara virtual, Kamis (27/1).
Seperti diketahui, Presidensi G20 merupakan ajang pertemuan para Menteri Keuangan dan para otoritas ekonomi negara yang tergabung dalam anggota negara G20. Terdapat enam agenda yang dipersiapkan, diantaranya, terkait koordinasi kebijakan antarnegara anggota G20, baik fiskal, moneter maupun finansial.
"Memperkuat kebijakan internasional dengan memperluas kerja sama dengan bank sentral dan lembaga internasional lain, fasilitasi perdagangan dan investasi," tuturnya.
Selanjutnya, reformasi yang bersifat jangka panjang. Program reformasi ini akan berlaku bagi banyak sektor, termasuk ketenagakerjaan, infrastruktur, hingga pengelolaan sumber daya alam (SDA). Lalu, digitalisasi sistem pembayaran, termasuk sistem pembayaran lintas batas negara.
Kemudian, pembahasan terkait program ekonomi dan keuangan inklusif dan perkembangan ekonomi di negara-negara berkembang. Serta, terkait green economy and finance yang disesuaikan dengan misi global melalui model bisnis baru untuk ekonomi dan sektor keuangan yang lebih hijau atau ramah lingkungan.
Terakhir, program kerja sama perpajakan internasional yang menurut Perry akan jadi agenda utama dan terdepan dalam Presidensi G20 Indonesia 2022. "Kita akan mensukseskan Presidensi G20 2022 melalui koordinasi bersama untuk pertumbuhan ekonomi global," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
