
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah
JawaPos.com - Kementerian Tenaga Kerja kembali memberi penghargaan kepada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) atas upaya yang dilakukan dalam memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja SDM nya.
Penghargaan untuk menyambut Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Internasional ini diberikan Kementerian Tenaga Kerja RI setelah melalui penilaian selama tiga tahun sejak Januari 2018 hingga Desember 2020. Penghargaan ini adalah keempat kalinya diberikan kepada PPLI.
Manager K3LM/SHEQ PT PPLI, Sonny Kartika Bagus Dwi Nugraha dalam rilisnya, Rabu (28/4) menyatakan rasa syukurnya karena di hari K3 Internasional ini PPLI kembali meraih apresiasi dari pemerintah atas keseriusannya menjaga dan melindungi segenap karyawannya dalam bekerja, termasuk ketersediaan atribut keselamatan kerja yang harus dikenakan seluruh karyawan.
Penilaian Kemenaker tersebut bukan isapan jempol. Menurut Sonny memang hingga saat ini PPLI cukup sukses dalam menekan angka kecelakaan kerjanya. "Semoga apresiasi ini tidak membuat kita menjadi lengah dan mengendur perhatiannya dalam hal keselamatan kerja," harap Sonny yang juga merangkap sebagai Ketua Satgas Covid-19 PT PPLI.
Penghargaan ini sudah keempat kalinya diterima PPLI sejak 2013, 2014, 2020 dan kini 2021. " Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas kami. Alhamdulillah selama ini belum ada kejadian kecelakaan kerja fatal, apalagi hingga menyebabkan kematian," imbuhnya.
Selain keselamatan kerja, kesehatan karyawan juga menjadi perhatian perusahaan. Wabah covid yang masih merebak dan status zona orange belum di cabut dari wilayah Kabupaten Bogor dimana PPLI beroperasi semakin memperketat penerapan prosedur protokol kesehatan di area perusahaan.
Menurut Sonny, perusahaan peraih penghargaan CSR award dari Gubernur Jawa Barat tersebut selain mewajibkan karyawannya memakai masker, pengukuran suhu tubuh, pemakaian hand sanitizer dan tetap menjaga kebersihan diri serta ruang kerja, pihaknya juga mengatur jarak interaksi antar karyawan.
"Ruang kerja dan ruang meeting dibatasi jumlah pesertanya. Dilakukan distancing dan penyekatan. Malah ruang-ruang meeting terpaksa kita ubah menjadi ruang kerja agar tidak terlalu padat dalam satu ruangan saja," ujar Sonny.
Selain ketat terhadap internal karyawan, lanjut Sonny, Perusahaan yang 5 persen sahamnya dikuasai negara itu juga mewajibkan swab antigen bagi setiap tamu yang datang ke kantor tersebut terlebih selama masa PPKM dari pemerintah ditetapkan. "Kami siapkan swab antigen di klinik perusahaan buat tamu-tamu yang datang. Tidak terkecuali siapapun tamunya baik tamu pimpinan maupun pelanggan wajib di swab," tandasnya.
Cara ini, tambah Sonny, mampu menekan penyebaran dan paparan covid di perusahaan yang memiliki lebih dari 700 karyawan tersebut. "Kami juga bekerjasama dengan Rumah sakit dan puskesmas Klapanunggal untuk covid ini," tutup Sonny.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=u_CVVy_Uh_I
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
