
Program CSR SIG dialkukan dengan memberikan bantuan peralatan pertanian kepada petani di Kebumen dan Padang
JawaPos.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG) melalui anak perusahaannya, PT Semen Padang menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai total Rp 360 juta. Adapun bantuan kemanusiaan ini diberikan kepada sembilan kelompok tani di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dan Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (3/3).
Direktur Keuangan Semen Padang Tubagus Muhammad Dharury menyerahkan secara simbolis bantuan berupa alat pertanian kepada perwakilan kelompok tani di SDIT Cahaya Madani, Nagari Durian Tinggi, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.
Bantuan ini diberikan, sebagai bentuk kepedulian SIG terhadap para petani yang harapannya bisa mempermudah petani dalam menggarap lahan pertaniannya. “Semoga bermanfaat dalam mendukung program swasembada pangan di Sumatera Barat," terang General Manager CSR SIG, Edy Saraya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3).
Anggota DPR RI Nevi Zuairina pun mengapresiasi SIG yang telah membantu masyarakat Sumbar, khususnya kelompok tani di Padang. Sebab, ia merasa bahwa para petani harus mulai menggunakan peralatan pertanian yang modern, sehingga hasil pertaniannya, terutama padi mengalami peningkatan panen hingga tiga kali setahun.
"Alhamdulillah, SIG hadir di Pasaman dan Pasaman Barat untuk mendukung kesejahteraan petani dengan memberikan bantuan peralatan pertanian. Semoga dengan adanya bantuan ini, target petani untuk bisa panen tiga setahun dapat terwujud," katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Nuansa Tani Sofyan Harahap mengaku baru kali ini ada pihak yang memberikan bantuan peralatan pertanian untuk kelompok taninya dan mengucapkan terima kasih pada SIG. "Semoga SIG dan juga Semen Padang terus maju dan berkembang bersama masyarakat Indonesia, sehingga bisa terus berkontribusi dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan bangsa Indonesia," jelas dia.
Sebelum adanya bantuan dari SIG, tambah Sofyan, kelompok taninya harus menyewa alat pertanian sehingga perlu biaya tambahan. Selain itu proses pengolahan tanah juga lebih lama. “Nanti tidak perlu sewa lagi karena kami sudah punya peralatan sendiri.Pengolahan lahan menjadi lebih murah dan waktu pengerjaannya lebih cepat,” akunya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
