
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/11/2019). Sesuai perkiraan Bank Dunia, kinerja ekspor Indonesia pada 2020 diproyeksikan bakal membaik. Bank Dunia memperkirakan ekspor Indonesia pada 20
JawaPos.com – Satu per satu negara masuk jurang resesi. Setidaknya 14 negara tercatat mengalami pertumbuhan ekonomi minus selama dua kuartal berturut-turut. Selain itu, 13 negara diperkirakan menyusul mengalami kondisi yang sama.
Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi -5,32 persen pada kuartal II 2020 juga tidak luput dari ancaman resesi. ”Tekanan resesi masih makin ada. Jadi, tahun ini tumbuh negatif cukup besar,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam virtual conference di Jakarta kemarin (19/8).
Sebelum ada pandemi, kata dia, selama bertahun-tahun ekonomi Indonesia selalu berhasil tumbuh di kisaran 5 persen. Angka kemiskinan dan pengangguran pun terbilang turun. Namun, pandemi yang terjadi dalam hitungan bulan seperti membuyarkan kerja keras pemulihan ekonomi yang telah dilakukan bertahun-tahun.
”Tahun ini tiba-tiba kita mengarah ke 0 persen dan bisa di bawah 0 persen. Ini berarti orang miskin dan pengangguran baru harus kita tekan. Kalau bicara angka (pertumbuhan) saja, ini akan menghilangkan cerita besar dari kontraksi ekonomi,” papar Febrio.
Baca juga: Tahun Depan Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi
Menghadapi kondisi itu, pemerintah lebih fokus untuk mengutamakan kebijakan-kebijakan yang diarahkan pada masyarakat yang paling rentan secara ekonomi. Pemerintah memberikan bantalan dan beberapa bantuan sosial yang menjadi fokus pemerintah. ”Dengan ini kita berharap kita tumbuh tidak negatif terlalu dalam dan yang paling utama memberikan bantalan kepada masyarakat rentan,’’ jelas dia.
Pemerintah juga terus mempercepat serapan belanja anggaran maupun program perlindungan sosial yang kini belum optimal. Langkah tersebut diambil karena percepatan belanja pemerintah bisa menggantikan peran konsumsi rumah tangga dan investasi yang terkontraksi sangat dalam pada kuartal II 2020. ”Semua K/L (kementerian/lembaga) harus kerja keras. Spending ini harus diarahkan ke multiplier yang besar sehingga mendukung pelemahan ekonomi yang tidak terlalu dalam,” katanya.
Anggaran stimulus yang sebelumnya belum optimal juga dapat dimanfaatkan untuk menyasar program perlindungan sosial yang baru. Sebut saja bantuan gaji Rp 600.000 untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta per bulan hingga bantuan produktif lainnya.
Pada kesempatan yang sama, ekonom Bank Permata Josua Pardede menyatakan, secara umum, pemerintah telah agresif melakukan berbagai kebijakan untuk menahan ekonomi tidak tergelincir lebih dalam. Baik jangka pendek untuk menangani Covid-19 maupun upaya jangka panjang. ”Jangan sampai reformasi struktural terhenti karena Covid-19. Kebijakan yang mengarah ke fundamental ekonomi, bonus demografi, dan investasi, khususnya untuk ICT, juga perlu difokuskan oleh pemerintah,” tutur Josua.
Baca juga: Pertama sejak 1998, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2020 akan ada di kisaran -1,1 persen sampai 0,2 persen. Proyeksi itu didasarkan pada aktivitas konsumsi rumah tangga yang tertekan dan diproyeksi tumbuh -1,3 hingga 0 persen. Sementara itu, untuk pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang merupakan investasi juga masih tertekan pada -4,2 hingga -2,6 persen.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=YVanPU2oIsA

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
