
Pekerja saat menyiapkan bahan baku keripik seingkong di sentra Kripik Keripik Singkong Maharani, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/7/2020). Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah turut menyiapkan anggaran dari APBD untuk memberikan bantu
JawaPos.com - Badai masalah ekonomi akibat Covid-19 menghantam para pelaku usaha di Tanah Air, termasuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Supaya bisa bertahan di masa pandemi, pelaku UMKM harus mulai beradaptasi untuk mendigitalisasi bisnis mereka.
Digitalisasi bisnis bukan hanya memanfaatkan pasar daring maupun adaptasi dari segi pembayaran, tapi juga cara berkomunikasi dengan pegawai yang lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas.
Menyadari pentingnya digitalisasi UMKM, VP Lark Commercial Asia Joey Lim berpendapat bahwa dengan membiasakan diri memanfaatkan platform komunikasi yang terintegrasi, pelaku UMKM akan mendapatkan manfaat dengan meningkatnya efisiensi dan produktivitas para pegawai.
"Para pelaku usaha UMKM harus bisa beradaptasi dan terbiasa dengan komunikasi jarak jauh yang sebelumnya seringkali dilakukan melalui tatap muka. Teknologi dan produk komunikasi berbasis digital membantu kita untuk bisa tetap melakukan pekerjaan dengan lebih efisien dari segi waktu dan cost," katanya dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com.
Joey menuturkan, ada lima hal manfaat yang perlu diketahui oleh para pelaku UMKM agar kolaborasi tim bisa lebih efisien dan meningkatkan produktivitas di tengah masa sulit:
1. Selalu terhubung dengan tim
Komunikasi yang dibangun secara terus menerus akan mempererat hubungan antar pegawai. Dengan interaksi fisik yang dibatasi seperti saat ini, fitur messenger atau chat menjadisangat penting. Fitur messenger Lark di-desain sedemikian rupa untuk memaksimalkan komunikasi antar anggota dalam grup.
2. Koordinasi tatap muka lewat perangkat teknologi
Saat ini, kebanyakan pelaku bisnis sudah mulai beradapatasi dengan menggunakan video call sebagai pengganti dari pertemuan fisik. Diskusi soal pekerjaan bisa dilaksanakan tanpa batas dan bisa tetap berkomunikasi dengan lancar.
3. Siapkan rencana dan strategi pemasaran bersama
Pelaku UMKM juga diharapkan memiliki strategi bisnis, baik itu pemasaran, penjualan, atau konsep untuk produk baru yang berkelanjutan untuk memastikan bisnis tetap bisa berjalan dengan lancar.
4. Manfaatkan fitur kalender
Disiplin soal waktu menjadi salah satu kebiasaan penting yang perlu dimiliki oleh setiap pengusaha. Agar tiap goal bisa tercapai tepat waktu, fitur kalender bisa berfungsi sebagai reminder. Anda bisa dengan udah menentukan waktu deadline baik untuk diri sendiri maupun tim. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk memastikan pekerjaan tidak ada yang terlewat.
5. Sinkronisasikan e-mail dengan mudah
Asosiasi Pengguna Jasa Internet tahun 2016 menyebutkan setidaknya ada 100 juta pengguna email di Indonesia. Hal ini menunjukkan surat elektronik masih menjadi komponen penting dalam komunikasi profesional.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
