
ILUSTRASI: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya memangkas defisit neraca perdagangan yang kian melebar.
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya memangkas defisit neraca perdagangan yang kian melebar. Level ekspor dalam hal ini akan digenjot guna mengimbangi tingginya impor.
Arif Sambodo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng menuturkan, sepanjang Januari hingga Juli 2018 defisit neraca perdagangan di provinsinya mencapai USD 4,37 miliar. Jarak antara ekspor dan impor tercipta dikarenakan pengusaha yang masih mengandalkan bahan baku dari luar negeri.
"Strategi khususnya jelas dorong ekspor karena impor bahan baku memang masih kita butuhkan. Impor karena mungkin barangnya tidak ada di sini atau mungkin karena lebih murah," kata Arif, Senin (20/8).
Tentunya, dalam upaya menggenjot ekspor ini, barang jadi yang nantinya dikirim ke luar negeri, bahan bakunya juga harus dari dalam negeri agar defisit tadi bisa dipangkas. Hal ini juga berlaku untuk barang modalnya.
Hal itu ia sampaikan usai melihat situasi investasi di Jateng yang menurut Arief terpantau meningkat. Sehingga berbuntut pada pengembangan atau perluasan pabrik, yang memungkinkan untuk dibutuhkannya bahan baku serta barang modal baru.
"Permasalahannya sekarang, adalah bagaimana kita mendorong ekspor non-migas. Ekspor kan pertumbuhannya USD 600 juta lebih. Meningkat cukup tinggi, hanya turun Juni kemarin. Bahkan dibandingkan tahun lalu meningkat hampir 15 persen," ujarnya.
Dikatakan Arif strategi ekspor selama ini berjalan cukup baik. Yang perlu ditingkatkan kini, menurutnya bukan hanya meningkatkan kapasitas produksi, tapi memperluas pasar pula.
Penetrasi ke pasar-pasar non konvensional, lanjutnya, sudah saatnya dilakukan. Seperti merambah ke negara-negara di Timur Tengah maupun Benua Afrika. "Kami sudah mengundang beberapa atase perdagangan. Seperti dari Afrika Selatan, dan kita akan ikut pameran di Jeddah. Semuanya guna memperluas pasar," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
