
B.J. Habibie memberikan pidato dalam Dialog Nasional di kantor BPPT (9/5).
JawaPos.com - Indonesia sedang berupaya meraih predikat sebagai negara maju. Memanfaatkan momentum ledakan penduduk usia produktif atau bonus demografi. Namun, jika tidak direncanakan secara baik, harapan menjadi negara maju itu justru membuat Indonesia terjerumus ke dalam middle income trap atau jebakan pendapatan menengah.
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto mengimbau agar Indonesia jangan sampai terjebak oleh middle income trap. "Bagaimana untuk bisa menjadi negara maju? Tentu tidak mudah," katanya dalam pembukaan Dialog Nasional di kantor BPPT (9/5).
Salah satu cara agar dapat terhindar dari middle income trap yaitu dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi dan penciptaan inovasi. Selain itu, Indonesia juga harus bisa meraih pertumbuhan ekonomi 8 persen tiap tahun. Namun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar itu tidak mudah. Apalagi industri tanah air masih terbelakang. Khususnya terkait pemanfaatan inovasi dan teknologi.
Unggul lantas menjelaskan, bukan berarti tidak mungkin untuk menjadi negara maju dan bebas dari middle income trap. Dia memberi contoh beberapa negara yang berhasil menjadi negara maju dan keluar dari jebakan pendapatan itu. Seperti yang dicapai oleh Jepang, Hongkong, Korea Selatan, dan Singapura.
Dalam dialog ini, juga hadir B.J. Habibie dan Megawati Soekarnoputri. Dalam pidatonya Habibie mengatakan salah satu kunci adalah peningkatan SDM melalui pendidikan. Selain itu dia juga menyampaikan faktor perilaku manusia. "Perilaku itu terkait dengan agama dan budaya," jelasnya.
Habibie mengatakan saat ini Indonesia harus fokus dalam membangun SDM. Kalau orangnya pintar, pembiayaannya negatif itu bahaya. "Bisa rusak semua. Bahaya," jelasnya.
Sebaliknya kalau budayanya bagus tapi pendidikannya jelek, bukan berbahaya. Tetapi tidak bisa melakukan apa-apa. Untuk itu Habibie begitu menekankan pentingnya pendidikan dan pembudayaan atau pembentukan karakter. Jadi Habibie menyimpulkan, harus ada perhatikan pembangunan sumber daya manusia. "Mulai dari mana? Dari keluarga. Jadi keluarga harus dibina juga," tandas Habibie.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
