
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama istrinya Yanti Airlangga mengunjungi Pasar Rakyat Phula Kerti (foto: istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama istrinya Yanti Airlangga mengunjungi Pasar Rakyat Phula Kerti, Bali Sabtu pagi (18/12). Kedatangannya untuk mengetahui langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat.
“Saya datang bersama Ibu Yanti Airlangga, menyapa para pedagang pasar sambil ngobrol terkait stok pangan dan kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (18/13).
Airlangga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan sejumlah pedagang. Mulai dari update harga jelang Natal dan Tahun Baru hingga memastikan protokol kesehatan dilakukan.
Kepada Airlangga, pedagang cabai mengeluhkan stok cabai yang menipis akibat musim hujan. Imbasnya, harganya naik drastis dari Rp 30 ribu per kilo menjadi Rp 80 ribu per kilo.
Selain cabai, keluhan juga disampaikan oleh pedagang minyak goreng yang mengalami kenaikan dari Rp 14 ribu per liter menjadi Rp 18 ribu per liter. Diikuti, buah-buahan yang naik sekitar Rp 2 ribu.
Menanggapi keluhan pedagang, Airlangga mengatakan pihaknya akan berusaha membantu keluhan yang dihadapi para pedagang tersebut.
“Saya menerima laporan bahwa terjadi kenaikan harga pada minyak goreng, sayur dan buah-buahan sekitar Rp 2.000. Harga cabai mengalami kenaikan yang cukup besar dengan harga per kilonya sekarang Rp 80.000. Ini akan segera kita koordinasikan dengan kementerian perdagangan agar harga kembali stabil,” katanya.
Airlangga dan istri turut berbelanja bahan makanan, mulai dari sayur, buah, ikan, daging, dan jajanan pasar khas Bali. Disela-sela dialog keduanya dengan pedagang, ada perbincangan yang menarik saat membeli buah lemon.
“Saya suka minum air lemon, bagus untuk kesehatan, saya beli 1 kilo ya Bu, harganya berapa?,” tanya Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
“Satu kilo Rp15 ribu Pak Menteri. Dijamin kualitasnya bagus warnanya sudah kuning,” ucap ibu pedagang pasar.
“Lemon kuning berarti kualitasnya bagus ya Bu? Saya beli satu kilo ya,” kata Airlangga.
Ketua Komite PCPEN itu juga mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan di Pasar Phula Kerti sudah cukup baik. Airlangga mengajak agar masyarakat tetap menegakkan protokol kesehatan seiring dengan meningkatnya keinginan masyarakat untuk berbelanja jelang Nataru.
“Terpenting adalah, saat mengunjungi Pasar Phula Kerti tadi, protokol kesehatan berjalan dengan baik, para pedagang dan pembeli memakai masker dan pasar dalam keadaan bersih. Saya apresiasi ini dan agar terus dijalankan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.” ungkapnya.
Terlebih, kata Airlangga cakupan vaksinasi di Provinsi Bali hingga 18 Desember 2021 sudah sebanyak 90,44 persen masyarakat yang sudah menerima dosis lengkap.
“Tetap jaga protokol kesehatan secara ketat ya ibu-ibu semua, tetap pakai masker. Sehat-sehat ya semuanya, lancar dagangannya,” pungkasnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
