
DOMINASI DALAM NEGERI: Kapal pengangkut bahan baku ekspor hendak bersandar di Pelabuhan Gresik.
JawaPos.com – Industri pelayaran di Kota Pudak masih belum pulih. Berbanding terbalik dengan kapal domestik, jumlah angkutan asing yang masuk ke pelabuhan malah turun.
Pendapatan pengusaha jasa logistik laut pun ikut berkurang. PT Pelindo III Cabang Gresik mencatat arus kapal pada triwulan III tahun lalu berjumlah 59 unit/403.437 GT.
Sementara itu, tahun ini jumlahnya kian turun menjadi 35 unit/233.037 GT. DPC Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Gresik menyebut penurunan itu berpengaruh besar pada industri pelayaran.
’’Secara umum jasa pelayaran laut turun 30 persen. Mulai pendapatan pengusaha, penyewaan kapal, dan lainnya,’’ ujar Ketua DPC INSA Gresik M. Kasir.
Ada banyak faktor penyebab turunnya industri pelayaran di Kota Pudak. Kasir menuturkan, kini perekonomian masih belum pulih total. Permintaan pasokan barang ke luar negeri turun. Secara tidak langsung, produksi perusahaan ikut turun.
’’Akibatnya, permintaan logistik bahan baku ikut turun,’’ tuturnya. Sebelumnya, INSA Gresik juga mencatat adanya penurunan jumlah perusahaan pelayaran. Ada sekitar lima perusahaan yang tutup karena regulasi baru pemerintah pusat.
’’Kami berharap jasa pelayaran pulih pada awal tahun depan,’’ tambah Kasir. Berdasar informasi, lesunya industri pelayaran di Kota Pudak juga disebabkan banyaknya perusahaan yang menggunakan jasa Pelabuhan Tanjung Perak.
Salah satu alasannya, PT Pelindo III Cabang Gresik masih belum memiliki fasilitas peti kemas. Padahal, peti kemas merupakan sarana utama pengiriman barang ke luar negeri.
Secara terpisah, Manajer Operasional PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) Herry Nugroho mengakui bahwa industri pelayaran masih belum tumbuh secara maksimal.
Meski begitu, dia yakin dengan keberadaan Terminal Manyar Pelabuhan Gresik (TMPG) yang dikelola. Kini TMPG masih melayani bongkar muat impor saja.
’’Untuk ekspor memang masih belum. Namun, kami optimistis pada dunia industri ke depannya,’’ katanya. Herry menyatakan, jumlah kapal asing yang singgah di pelabuhannya cukup banyak dan diperkirakan semakin bertambah.
Saat ini TMPG banyak menerima limpahan kapal dari Tanjung Perak. Ketertarikan pengusaha untuk menggunakan pelabuhan di kawasan industri JIIPE itu pun terus tumbuh. (hen/c15/ai/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
