Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Januari 2021 | 21.58 WIB

Optimisme Vaksin Covid-19 Bikin IHSG Tancap Gas

Foto layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/12/2020). Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) ditutup positif 126,82 poin (2,1 persen) pada level 6.104,89` pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: SALMAN TOYIBI/JA - Image

Foto layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/12/2020). Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) ditutup positif 126,82 poin (2,1 persen) pada level 6.104,89` pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: SALMAN TOYIBI/JA

JawaPos.com - Pasar saham Indonesia terus naik beberapa akhir ini meskipun banyak sentimen negatif yang masih dialami di dalam negeri akibat beberapa kasus. Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini masih terus melaju di zona hijau di level 6.300-an.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, kenaikan IHSG disorong oleh rasa optimis para investor terhadap efektivitas vaksin Covid-19 dan program vaksinasi yang mulai dilakukan besok 13 Januari 2021.

“Indeks naik distribusi vaksin dalam negeri menjelang tanggal 13 akan ada penyuntikan pertama vaksin,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Selasa (12/1).

Selain pendistribusian vaksin Covid-19 di Tanah Air, vaksinasi yang dilakukan di seluruh dunia juga menjadi sentimen pendongkrak IHSG. Sebab, penyuntikan vaksin menjadi faktor utama penentu berakhirnya masa pandemi.

“Investor lebih ke vaksin. Ekspektasi investor terhadap vaksin memang besar,” ucapnya.

Di sisi lain, harapan pemimpin Amerika Serikat (AS) yang baru juga menjadi harapan bagi investor untuk perubahan kebijakan dunia, meskipun para pendukung Donald Trump berulah.

“(Joe) Biden disahkan meskipun pendukung Trump berulah. Faktor lain kongres Amerika mungkin akan dikuasai Demokrat sehingga ada harapan,” tuturnya.

Bahkan, Hans Kwee menambahkan, jika pendistribusian vaksin berjalan dengan lancar maka tidak menutup kemungkinan IHSG dapat mencapai level 7.000.

“Indeks mungkin bisa sampai 7.000 perkiraan kita tapi proses vaksin,” tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore