
Foto layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/12/2020). Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) ditutup positif 126,82 poin (2,1 persen) pada level 6.104,89` pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: SALMAN TOYIBI/JA
JawaPos.com - Pasar saham Indonesia terus naik beberapa akhir ini meskipun banyak sentimen negatif yang masih dialami di dalam negeri akibat beberapa kasus. Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini masih terus melaju di zona hijau di level 6.300-an.
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, kenaikan IHSG disorong oleh rasa optimis para investor terhadap efektivitas vaksin Covid-19 dan program vaksinasi yang mulai dilakukan besok 13 Januari 2021.
“Indeks naik distribusi vaksin dalam negeri menjelang tanggal 13 akan ada penyuntikan pertama vaksin,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Selasa (12/1).
Selain pendistribusian vaksin Covid-19 di Tanah Air, vaksinasi yang dilakukan di seluruh dunia juga menjadi sentimen pendongkrak IHSG. Sebab, penyuntikan vaksin menjadi faktor utama penentu berakhirnya masa pandemi.
“Investor lebih ke vaksin. Ekspektasi investor terhadap vaksin memang besar,” ucapnya.
Di sisi lain, harapan pemimpin Amerika Serikat (AS) yang baru juga menjadi harapan bagi investor untuk perubahan kebijakan dunia, meskipun para pendukung Donald Trump berulah.
“(Joe) Biden disahkan meskipun pendukung Trump berulah. Faktor lain kongres Amerika mungkin akan dikuasai Demokrat sehingga ada harapan,” tuturnya.
Bahkan, Hans Kwee menambahkan, jika pendistribusian vaksin berjalan dengan lancar maka tidak menutup kemungkinan IHSG dapat mencapai level 7.000.
“Indeks mungkin bisa sampai 7.000 perkiraan kita tapi proses vaksin,” tutupnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
