
Compliance and Relations Senior Advisor of DANA Muhammad Bhadra Aditya (kiri), Chief Legal and Compliance Officer DANA Dina Artarini (tengah) dan Vice President of Communications DANA Steve Saerang (kanan) di Kafe Oeang, Jakarta, Selasa (10/3). (Dery)
JawaPos.com - Tingginya pembayaran non tunai di Indonesia menjadikan Bank Indonesia (BI) menyeragamkan jenis barcode untuk mempermudah konsumen dengan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Dalam hal ini, DANA sebagai salah satu Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) mengklaim bahwa saat ini mereka sudah melakukan penuntasan pada penerapan QRIS.
Co-Founder dan CEO DANA Vincent Iswara mengatakan bahwa pencapaian ini menjadi perwujudan keseriusan DANA dalam mendukung Iaju peningkatan inklusi dan kompetensi ekonomi digital indonesia.
Bahkan, menurutnya, penerapan QRIS seharusnya mendapatkan dukungan penuh dari semua ekosistem perekonomian nasional, karena nantinya dapat menyerap pemberdayaan ekonomi digital, sehingga dapat menyentuh luas segala segmen masyarakat.
”Penerapan QRIS seharusnya mendapatkan dukungan penuh oleh semua bagian ekosistem perekonomian nasional, karena dapat memberikan pemberdayaan ekonomi digital akan mampu menyentuh lapisan dan segmen masyarakat yang semakin luas,” ujar dia di Kawasan M-Block, Jakarta, Selasa (10/3).
Dengan adanya QRIS, hal ini dapat dijadikan fondasi yang kuat bagi seluruh ekosistem digital dan membangun sinergi antar PJSP. Di mana nantinya dapat mengakselerasi kelancaran transaksi non tunai digital yang tersebar di segala sektor jenis usaha, baik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), perusahaan besar hingga donasi.
”Kami meyakini, kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran berbagai transaksi secara digital melalui QRIS akan meningkat pesat dengan adanya edukasi kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, DANA akan terus membantu BI untuk mengedukasi efektivitas transaksi nontunai digital yang makin mudah, produktif, nyaman, dan aman,” tambah dia.
Sebagai informasi, penerapan QRIS di DANA telah tercatat bahwa sebanyak 28 persen transaksi di merchant-merchant DANA berasal dari pengguna layanan PJSP lain dan angka interoperable ratio DANA adalah 10% untuk Off-Us (beda brand).
Caption: Compliance and Relations Senior Advisor of DANA Muhammad Bhadra Aditya (kiri), Chief Legal and Compliance Officer DANA Dina Artarini (tengah) dan Vice President of Communications DANA Steve Saerang (kanan) di Kafe Oeang, Jakarta, Selasa (10/3). (Dery)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022