Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2020 | 17.42 WIB

Melantai Pertama di Bursa Tahun 2020, Saham PGJO Kena Auto Reject

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Dok.JawaPos.com - Image

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Dok.JawaPos.com

JawaPos.com - PT Tourindo Guide Indonesia Tbk resmi mencatatkan perdana sahamnya di pasar modal. Perusahaan startup ini tercatat sebagai perusahaan pertama yang melantai di bursa dengan kode PGJO.

"Pagi ini sangat istimewa karena kita mengawali pencatatan pertama di 2020. Perusahaan ini juga menjadi perusahaan pertama yang tercatat di BEI pada 2020. Dia juga tercatat pertama di papan akselerasi," terang Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yatna dalam sambutan IPO di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (8/1).

CEO PGJO Claudia Ingkiriwang mengatakan bahwa langkah ini diharapkan dapat memicu start up lain untuk melantai di bursa. Ia juga berharap pihaknya dapat memberikan kontribusi di sektor pariwisata Indonesia.

"Hari ini hari bersejarah dalam perjalanan Pigijo sebagai sebuah start up, kita menjadi perusahaan pertama yang tercatat di papan akselerasi. Kita mengharapkan banyak teman-teman start up untuk mencatatkan diri di bursa. Kita berharap bisa memberikan kontribusi di sektor pariwisata Indonesia," katanya.

Pada hari pertamanya, saham PGJO terkena auto reject (penolakan otomatis) oleh Jakarta Automated Trading System (JATS) atas Papan Akselerasi. Harga saham menguat 10 persen atau 8 poin ke level 88 dari harga penawaran Rp 80 per lembar saham.

Emiten yang bergerak di bidang penyedia jasa digital travel marketplace ini ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak satu kali dan volume transaksi sebanyak 10 lot. Dengan begitu, nilai transaksi PGJO pada perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp 88 ribu. Kali ini, PGJO melepas saham sebanyak 150 juta lembar.

Rencananya, dana hasil IPO akan digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja, seperti biaya pemasaran dan promosi, biaya sewa serta biaya operasional.

"Total dana yang akan terkumpul sekitar Rp 12 miliar dan sebagian besar akan dipergunakan untuk enchancement dari platform Pigijo itu sendiri dan perluasan mitra serta marketing," tambah Claudia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore