
Photo
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, realisasi penyaluran dana Penanganan Ekonomi Nasional (PEN) hingga saat ini mencapai Rp 209,129 triliun atau sekitar 29,9 persen dari keseluruhan dana yang sebesar Rp 699,43 triliun.
"Pelaksanaan PEN itu telah mencapai 29,9 persen dari pagu. Atau naik Rp 86,7 triliun dari kuartal pertama yang sebesar Rp 123,20 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (7/6).
Airlangga memaparkan, sejauh ini realisasi terbesar yaitu di sektor insentif usaha yang sudah mencapai 79,9 persen dari seluruh pagu yang dianggarkan. Kemudian, realisasi PEN di sektor perlindungan sosial 39,2 persen.
Disusul, di sektor program prioritas sebesar 28 persen. Lalu untuk dukungan korporasi realisasinya sudah 21 persen. Kemudian paling kecil realisasinya untuk sektor kesehatan sebesar 18,8 persen.
Airlangga tersalurkannya dana PEN dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan antara 6,7 persen hingga 7,5 persen. Ketua Umum Partai Golkar itu optimistis pada kuartal II ini ekonomi Indonesia dapat tumbuh hingga 8 persen.
"Pemerintah menyakini bahwa kuartal II tahun ini kita mampu pada 7 persen sampai 8 persen," tuturnya.
Airlangga menjelaskan, rasa optimisme tersebut didasarkan beberapa indikator pergerakan ekonomi yang mulai tumbuh positif. Misalnya, purchasing management index yang tumbuh tinggi ke 55,3 poin.
Indeks manufaktur yang tumbuh tinggi ini sejalan dengan naiknya penjualan mobil dan motor. Mobil sendiri penjualannya naik 228 persen dan motor 227 persen year-on-year alias secara tahunan. Kemudian penjualan ritel juga sudah naik 9,8 persen year-on-year dan indeks keyakinan konsumen sudah di atas 100 persen.
Airlangga menambahkan, indikator lainnya yang menunjukkan angka positif adalah pertumbuhan belanja nasional. Per April ada kenaikan 60 persen lebih.
"Kemudian kita lihat juga pertumbuhan belanja nasional per akhir April kemarin juga sudah terjadi kenaikan sebesar 60,43 persen," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
