
Sejumlah petugas melakukan simulasi rekapitulasi secara elektronik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Selasa (25/8/2020). KPU berencana akan menggunakan rekapitulasi digital dalam Pilkada 2020 untuk me
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan, pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 belum dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi imbas hantaman virus Covid-19. Staf Khusus Menteri Keuangan, Masyita Crystallin mengungkapkan, pelaksanaan pilkada serentak tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Sebab, dalam kondisi ini masyarakat terpaksa harus menerapkan jaga jarak. Selain itu beberapa daerah juga masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kita melihat karena psychical distancing, maka dampak pilkada tidak sebesar sebelumnya," ujarnya dalam acara diskusi virtual, Sabtu (5/9).
Menurutnya, terdapat pergeseran konsumsi pada perayaan pilkada serentah tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya, saat ini pelaksanaan kegiatan yang lebih banyak dilakukan secara virtual. Sementara tahun sebelumnya dapat menggenjot permintaan industri percetakan.
"Dampak ke konsumsi rumah tangga juga tidak terlalu besar, karena tidak seperti tahun sebelumnya yang masih harus print," ucapnya.
Dia menambahkan, saat ini pertumbuhan ekonomi dari penerimaan pajak memang tidak bisa diharapkan. "Tapi APBN menjadi counter-cyclical di saat penerimaan turun, maka belanja harus ditingkat. Karena swasta tidak beroperasi maksimal, jadi prioritasnya bukan meningkatkan penerimaan," tuturnya.
https://www.youtube.com/watch?v=wseyJf2BDaM

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
