
Purnawirawan Jenderal Polisi Budi Waseso
JawaPos.com - Budi Waseso belum genap satu bulan menjabat sebagai Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Namun, Jenderal Polisi yang belum lama pensiun jadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini mengaku akan sedikit berbeda dalam menjalankan tugasnya.
“Sekarang saya (jadi Dirut Bulog) berada dalam situasi dan tugas yang berbeda,” kata Buwas di kantornya, Jakarta, Senin (14/5).
Sesuai dengan namanya, Buwas terkenal dengan sikap tegas. Saat empat hari pengangkatannya sebagai Kabareskrim Polri, ia langsung bergerak cepat dengan menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di Depok, Senin, 23 Januari 2015. Penangkapan ini akibat pengumuman KPK menetapkan calon Kapolri Budi Gunawan sebagai tersangka kasus grafitikasi.
Sikap berani Buwas makin memanaskan hubungan lembaga KPK dan Polri. Pihak kepolisian membantah penangkapan Bambang Widjojanto alias BW sebagai aksi balas dendam. Menurutnya, BW ditangkap karena tersangka kasus saksi palsu Pilkada. "Semua orang sama di mata hukum," tegas Budi Waseso di Jakarta, Kamis (5/2/2015).
Tindakannya yang kerap ugal-ugalan dan membuat ‘kegaduhan’ itu seakan menjadi ciri khas pria kelahiran Pati, Jawa Tengah 58 tahun yang lalu tersebut. Namun, sebagai Dirut Bulog, Buwa mengaku dirinya akan sedikit mengerem sikapnya itu. Hal ini demi menjaga kondisi psikologis pasar supaya pasokan tetap terkendali.
“Saya terkenal pembuat gonjang-ganjing, pembuat apa ya, seperti itulah namanya selalu gaduh. Tapi sekarang saya hanya ingin pastikan kalau beras aman harganya aman. Yang terpenting itu,” tuturnya.
Ia mengatakan mengurusi beras merupakan hal baru dalam hidupnya. Namun, latar belakang Buwas yang seorang penegak hukum menjadi modal untuk menertibkan masalah-masalah yang berhubungan dengan pasokan dan harga beras.
“Paling penting adalah demand dan suplai betul-betul seimbang. Harga naik karena suplai kurang. Persaingan (pasokan) terjadi dalam mendapatkan barang supaya harganya melambung tinggi,” ujarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
