
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah bersama Menkeu Purbaya. (R. Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com-Asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN Tahun 2026 secara resmi telah ditetapkan. Hal ini sebagaimana telah disepakati DPR RI melalui Rapat Paripurna, pada Selasa (23/9).
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyampaikan asumsi ekonomi makro yang telah disepakati. Yakni antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen dan inflasi 2,5 persen di sepanjang 2026.
Kemudian, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditetapkan Rp 16.500. Suku bunga SBN 10 tahun ditetapkan 6,9. Harga minyak mentah Indonesia USD 70 per barel, lifting minyak sebesar 610 per barel per hari dan lifting gas 984 ribu barel setara minyak per hari.
Said menyebut, keseluruhan kesepakatan angka-angka itu diasumsikan sebagai fondasi penting bagi pemerintah. Bahkan, Badan Anggaran DPR mendukung keinginan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.
"Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berkisar 7-8 persen dalam jangka menengah. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi 5,4 persen sebagai fondasi penting bagi pemerintah agar kue pertumbuhan ekonomi dirasakan seluruh rakyat," jelas Said.
Lebih lanjut, dia menyampaikan, Banggar DPR RI dan pemerintah telah sepakat bahwa inflasi dan Kurs rupiah harus dijaga agar stabil. Sebab keduanya bisa memicu gejolak harga pada sektor riil, menimbulkan goncangan pada sisi monitor, serta memicu letupan krisis lainnya.
"Untuk mencapai target inflasi dan nilai tukar diatas pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia harus selalu seirama mampu merealisasikan bawaran kebijakan fiskal dan monitor yang gesit, kreatif, dan sekaligus konsolidatif," beber Said.
Selanjutnya, Said mengungkapkan Badan Anggaran DPR RI bersama pemerintah menyadari tidak mudah mencari kebutuhan pendanaan di pasar keuangan melalui SBN.
"Sebab pada saat yang sama, kita perlu menjaga likuiditas perbankan tersalurkan ke sektor riil. Suku bunga SBN tahun 2026 kita disepakati pada posisi moderat di level 6,9 dan dimaknai secara psikologis sebagai batas atas," ungkap Said.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
