
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. (YouTube OJK)
JawaPos.com - Kinerja intermediasi perbankan masih stabil dengan profil risiko yang terjaga. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit tumbuh 7,77 persen year-on-year (YoY). Menjadi sebesar Rp 8.059,79 triliun per Juni 2025.
"Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi sebesar 12,53 persen. Diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 8,49 persen. Sedangkan kredit modal kerja tumbuh 4,45 persen year-on-year," ucap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam paparan hasil rapat dewan komisioner bulanan Juli 2025, Senin (4/8).
Ditinjau dari kepemilikan, kredit bank umum swasta nasional domestik tumbuh paling tinggi. Yaitu sebesar 10,78 persen YoY. Dari kategori debitur, kredit korporasi meningkat 10,78 persen YoY. Sementara kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik 2,18 persen YoY.
"Di tengah upaya perbankan yang berfokus pada pemulihan kualitas kredit UMKM," imbuhnya.
Jika melihat berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit ke beberapa sektor tercatat tumbuh tinggi secara tahunan mencapai double digit. Sektor pertambangan dan penggalian naik 20,69 persen YoY. Lalu, sektor jasa tumbuh 19,17 persen YoY.
Ada pula sektor transportasi dan komunikasi meningkat 17,94 persen YoY. Serta, sektor listrik, gas, dan air tumbuh 11,23 persen YoY.
Dana pihak ketiga (DPK) perbankan meningkat 6,96 persen YoY menjadi Rp 9.329 triliun. "Dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing naik 10,35 persen, 6,84 persen, dan 4,19 persen YoY," terang Dian.
Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) juga diikuti oleh penurunan suku bunga perbankan. Dibandingkan tahun sebelumnya, rata-rata tertimbang suku bunga kredit turun 11 basis point (bps) menjadi 8,99 persen. Utamanya didorong oleh penurunan suku bunga kredit produktif.
"Dari sisi pengimpunan dana, rerata tertimbang suku bunga DPK juga mulai menurun dibandingkan bulan yang lalu," ujar mantan kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu.
Likuiditas industri perbankan juga tetap memadai. Dengan rasio alat likud ke non-core deposit (AL/NCD) dan alat likud dana pihak ketiga (AL/DPK) masing-masing sebesar 118,78 persen dan 27,05 persen. Masih di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen. Adapun, liquidity coverage ratio (LCR) berada di level 199,04 persen.
Dian menegaskan, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit macet alias non-performing loan (NPL) gross sebesar 2,22 persen dan NPL net 0,84 persen. Untuk loan at risk (LAR) menurun tercatat 9,73 persen. Cenderung stabil seperti di level sebelum pandemi.
Menurut dia, ketahanan perbankan juga tetap kuat. Tercermin dari permodalan atau capital adequacy ratio yang berada di level tinggi sebesar 25,81 persen. "Menjadi bantaran mitigasi risiko yang kuat untuk mengantisipasi kondisi ketidakpastian global," tegasnya.
OJK telah melakukan pencabutan izin usaha PT BPR Bicahaya Nusantara di kota Batu, Jawa Timur pada 24 Juli 2025. Keputusan itu seiring dengan pelanggaran tata kelola dan pemenuhan modal inti minimum. Terkait pemberantasan perjudian daring, regulator telah meminta bank untuk memblokir sekitar 25.912 rekening berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital.
Selain itu, juga menutup rekening yang sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK). Serta, melaksanakan enhanced due diligence (EDD). "Dengan meningkatnya ancaman siber yang lebih sistematis dan terorganisir, OJK juga meminta perbankan untuk meningkatkan kapabilitas deteksi insider cyber. Dengan melakukan pemantauan setiap saat terhadap anomali transaksi keuangan yang berpotensi fraud," jelas Dian.
Optimisme terhadap perekonomian Indonesia dan perbankan, lanjut dia, didukung oleh kesepakatan tarif impor Amerika Serikat (AS) terhadap produk Indonesia. Juga penurunan BI rate dan percepatan belanja pemerintah. Sehingga akan mendorong penyaluran kredit, menjaga stabilitas pangan, dan membantu daya beli masyarakat. (han)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
