Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Juni 2018 | 21.17 WIB

Maksimal Satu Jam di Rest Area Tol Kanci-Palimanan

INDAH: Ruas tol Kanci-Palimanan dengan latar belakang gunung Ciremai memanjakan mata para pengendara yang sedang melintas. - Image

INDAH: Ruas tol Kanci-Palimanan dengan latar belakang gunung Ciremai memanjakan mata para pengendara yang sedang melintas.


BANYAK pilihan kuliner khas yang patut dicoba di sekitar Cirebon. Lokasinya tidak jauh dari pintu keluar Ciperna tol Kanci–Palimanan. Deretan makanan khas tersaji. Mulai empal gentong, empal asem, hingga nasi jamblang. Di jalan-jalan utama Kota Cirebon menu-menu itu juga mudah dijumpai.


Tapi, yang biasa menjadi jujukan biasanya warung-warung makan di sepanjang Jalan Ir H Juanda. Misalnya Empal Gentong Amarta dan Empal Gentong H Apud. Cita rasa yang khas dari empal gentong adalah perpaduan kuah kuning kecokelatan dengan irisan daging sapi dan jeroan.


”Kuahnya empal gentong dari santan dan kunyit,” ujar Syuhada, anak pemilik Empal Gentong Amarta. Sesuai namanya, tempat memasak kuah empal itu adalah gentong.


Di warung makan tersebut juga tersedia empal asem. Perbedaan mendasarnya adalah kuah empal asem lebih bening daripada empal gentong. Kuahnya diberi asem jawa dan belimbing wuluh. ”Kalau empal asem enaknya disantap siang hari. Karena kuahnya bening dan segar,” ucap Syuhada. Sedangkan empal gentong biasa disantap sore atau malam hari.


Pada saat musim arus mudik dan balik, rumah makan itu biasanya kebanjiran pelanggan. Bahkan harus antre. Lokasi parkirnya berada di pinggir jalan raya yang ramai. Tapi, kesabaran itu akan terbayar dengan nikmatnya semangkuk empal gentong dengan nasi hangat serta es teh atau es jeruk. ”Kalau pas Lebaran gitu biasanya sampai habis 70 kilogram daging per harinya,” ungkap Syuhada.


Cirebon juga menawarkan kawasan Batik Trusmi yang patut pula dikunjungi. Deretan toko batik khas Cirebon bisa menjadi jujukan para pemudik. Misalnya motif paksi nagaliman, singobarong, awan atau mega mendung, dan beras tumpah. ”Kalau saat Lebaran itu pengunjungnya bisa melonjak lima kali lipat,” kata Fikri Jufri, store manager Batik Trusmi.


Lahan parkirnya bisa menampung 200 kendaraan kecil serta 50 bus. ”Pengunjung bisa berburu oleh-oleh lain seperti sirup Tjampolay atau kerupuk melarat khas Cirebon,” ujar Fikri yang sudah empat tahun bekerja di tempat tersebut.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore