Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Mei 2023 | 19.30 WIB

Industri Furnitur Patok Target Ekspor hingga USD 5 Miliar pada 2024

Ekspor furnitur menyasar pasar nontradisional di Timur Tengah. - Image

Ekspor furnitur menyasar pasar nontradisional di Timur Tengah.

JawaPos.com - Dengan karakteristik padat karya dan berorientasi ekspor, industri furnitur terus didorong pertumbuhan dan perkembangannya. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun telah menggulirkan beberapa kebijakan untuk mendukungnya.

Antara lain, fasilitasi pusat logistik bahan baku industri furnitur sebagai upaya perbaikan rantai pasok bahan baku, pendirian politeknik furnitur dan pengolahan kayu di Kendal, program restrukturisasi mesin/peralatan industri pengolahan kayu, dan pemberdayaan IKM furnitur.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, permebelan sebagai salah satu subsektor industri agro memberikan kontribusi sebesar 1,3 persen terhadap PDB non-migas pada 2022. Selain itu, pada tahun yang sama, kinerja ekspor senilai USD 2,47 miliar.

"Di tengah ancaman resesi global yang sebelumnya membuat pertumbuhan industri furnitur mengalami kontraksi, pada kuartal pertama tahun ini telah menunjukkan peningkatan dibandingkan kuartal IV 2022," ujar Agus Rabu (10/5).

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menyampaikan, pada April 2023, indeks kepercayaan industri (IKI) yang dirilis Kemenperin mencapai nilai 51,38 atau berada di level ekspansi. Salah satunya furnitur.

"Senada dengan nilai IKI yang menunjukkan level ekspansi, nilai ekspor industri furnitur tahun 2023 sampai Maret mencapai USD 501 juta," imbuhnya.

Putu mengatakan, sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap perluasan pasar industri furnitur, Kemenperin mendukung pelaksanaan pameran berskala internasional IFFINA-Indonesia Mebel & Design Expo 2023 yang akan berlangsung di ICE BSD City pada 14–17 September 2023.

Pada kesempatan sebelumnya, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menargetkan pertumbuhan industri furnitur pada 2023 mencapai 8 persen. Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur menyebutkan, penetapan proyeksi itu tergolong konservatif. Sebab, pada dua tahun lalu, industri furnitur mampu tumbuh hingga 24 persen.

"Kemudian, mengalami penurunan tajam pada 2022," ucapnya.

Pasar Amerika Serikat disebut sebagai pasar ekspor utama Indonesia. Untuk wilayah Eropa, HIMKI menilai ketegangan politik masih berpotensi memberikan dampak.

"Untuk mengejar target nilai ekspor sebesar USD 5 miliar pada 2024 mendatang, pertumbuhan ekspor perlu dicapai setidaknya 13,4 persen per tahun. Oleh karena itu, kami akan menyasar pasar-pasar baru seperti India dan Timur Tengah," tuturnya. (agf/c17/dio)

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore