Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 01.55 WIB

KEK Batam, Bintan, Karimun Catatkan Investasi USD 4,67 Miliar

ILUSTRASI Kebijakan Pemerintah Pusat yang akan mengubah status Batam yang semula adalah kawasan Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendapat tanggapan beragam dari banyak pihak. - Image

ILUSTRASI Kebijakan Pemerintah Pusat yang akan mengubah status Batam yang semula adalah kawasan Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendapat tanggapan beragam dari banyak pihak.

JawaPos.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) terus mencatatkan investasi yang positif. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian M. Rudy Salahuddin menjelaskan, pemerintah RI bersama Singapore Economic Development Board (EDB) mendorong kolaborasi untuk pengembangan kawasan BKK.

Rudy menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan Chairman EDB Singapura, Png Cheong Boon, untuk membahas berbagai kolaborasi strategis. Di antaranya terkait kemajuan kebijakan dan investasi kawasan BBK, dukungan terhadap KEK dan transformasi digital, serta penyelesaian isu mobilitas dan konektivitas BBK-Singapura.

"Sejak pertemuan sebelumnya pada Januari 2024, kerja sama BBK difokuskan pada empat klaster utama yaitu business environment, investment promotion, industry sector, dan capacity development," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/4).

Hingga akhir tahun 2024, pemerintah Indonesia telah menerbitkan sejumlah regulasi penting antara lain Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK, Peraturan Menko Perekonomian Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Rinci Pembangunan KPBPB BBK, serta Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2025 tentang Penataan Penyediaan Lahan di KPBPB Batam.

"Regulasi itu merupakan bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk menciptakan ekosistem investasi yang semakin kompetitif dan terintegrasi di kawasan BBK," jelas Rudy.

Dari sisi ekonomi, kawasan BBK mencatatkan pertumbuhan investasi yang menjanjikan. Batam mencetak rekor realisasi investasi sebesar USD 3,26 miliar pada 2024, sementara Bintan dan Karimun masing-masing sebesar USD 118,3 juta dan USD 1,29 miliar.

Total terdapat 180 proyek prioritas dengan cakupan sektor strategis seperti logistik, industri, pariwisata, teknologi, serta pengembangan SDM dan infrastruktur pendukung. Kawasan BBK juga menjadi rumah bagi lima KEK, termasuk KEK Nongsa yang tengah dikembangkan sebagai pusat data dan teknologi digital.

Proyek-proyek infrastruktur pendukung seperti fasilitas data center, pengolahan air, dan perluasan kawasan tengah berlangsung dengan berbagai investor asing telah menyatakan komitmennya. "Kami melihat potensi besar Nongsa sebagai simpul penting bagi ekosistem digital kawasan. Oleh karena itu, perluasan dan penguatan regulasi menjadi sangat penting untuk mendukung daya tarik investasi," kata Chairman EDB Singapura Png Cheong Boon.

Terkait mobilitas investor, Indonesia telah menyelesaikan isu visa bagi pelaku usaha ASEAN, serta memperkenalkan skema Multiple Entry Visa untuk memperlancar perjalanan bisnis lintas negara.

Rudy melanjutkan, upaya itu dinilai penting untuk menjawab kebutuhan arus kunjungan bisnis yang terus meningkat. Di sisi konektivitas, BP Batam tengah mempersiapkan pengembangan penuh Pelabuhan Batu Ampar menjadi transshipment internasional. Kolaborasi dengan operator pelabuhan global dari Singapura menjadi salah satu fokus yang akan dieksplorasi pada 2025.

Baik RI maupun Singapura juga menegaskan pentingnya kesinambungan kerja sama dan penguatan kelembagaan untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Termasuk dampak kebijakan proteksionisme dan tekanan geopolitik terhadap rantai pasok global.

Rudy juga menekankan pentingnya momentum baru dalam kerja sama Indonesia-Singapura, seiring dengan adanya reorganisasi kelembagaan dan struktur baru di Indonesia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore